
Ilustrasi bayi dan boneka. (Freepik)
JawaPos.com – Warna, tekstur, dan frekuensi kotoran bayi bisa memberikan informasi penting tentang kesehatan si kecil, mulai dari tahap bayi baru lahir hingga balita.
Memahami beberapa tanda kesehatan yang terkait dengan berbagai warna tinja dapat membantu orang tua mengenali potensi masalah kesehatan dan memastikan pertumbuhan optimal bagi buah hati mereka.
Tinja atau feses bayi merupakan hasil pencernaan yang mencerminkan pola makan dan kesehatan sistem pencernaan mereka.
Mengetahui karakteristik feses bayi, seperti warna dan konsistensi, sangat penting bagi orang tua untuk memantau kesehatan dan perkembangan si kecil.
Berikut tujuh tanda kesehatan dari berbagai warna, tekstur, dan frekuensi tinja pada bayi yang baru lahir hingga balita, dilansir dari laman clevelandclinic.
1. Warna kotoran hitam kehijauan
Pada awal kehidupan, tinja bayi berwarna hitam kehijauan dan dikenal sebagai mekonium. Ini adalah hasil dari pembersihan sistem pencernaan bayi yang baru lahir dari zat yang tertelan selama dalam kandungan.
Biasanya, tinja dengan warna ini hanya berlangsung selama beberapa hari pertama setelah lahir. Perubahan warna setelah periode ini perlu diperhatikan. Contohnya, kotoran bayi baru lahir terlihat lengket dan berwarna hitam pekat. Jika warna hitam ini berlanjut lebih dari 48 jam, konsultasi medis akan dibutuhkan.
2. Tinja kuning pada bayi ASI
Bayi yang disusui biasanya memiliki tinja berwarna kuning dengan tekstur berbiji selama minggu pertama kehidupannya. Tinja ini sering kali encer, dan warnanya menyerupai saus mustard.
Hal ini wajar dan tidak perlu dikhawatirkan, terutama jika frekuensi buang air besar tinggi. Bayi yang mendapat ASI mungkin buang air besar beberapa kali sehari dengan tinja berwarna kuning. Ini adalah tanda sistem pencernaan bayi bekerja dengan baik.
3. Kotoran bayi yang mengonsumsi susu formula lebih padat
Bayi yang diberi susu formula memiliki tinja yang lebih tebal dan berwarna lebih gelap, seperti coklat atau hijau. Teksturnya mirip selai kacang dan dapat berbau lebih kuat.
Meskipun berbeda dari bayi yang disusui, kondisi ini juga dianggap normal. Bayi yang diberi susu formula akan buang air besar setiap hari atau lebih sering. Warna dan tekstur tinja akan cenderung lebih kental dan berwarna gelap.
4. Warna kotoran berubah saat MPASI
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
