
Ilustrasi orang yang sedang menstruasi dan merasa kram. (Freepik/diana.grytsku)
JawaPos.com - Pendarahan implantasi bisa menjadi tanda dari awal kehamilan. Kondisi ini berbeda dengan pendarahan haid.
Perbedaannya, pendarahan implantasi umumnya tidak akan terjadi lebih dari 24 jam. Sedangkan pendarahan haid biasanya terjadi sekitar delapan hari.
Lalu apa itu pendarahan implantasi? Setelah proses pembuahan terjadi, maka tahap selanjutnya akan terjadi proses implantasi pada rahim. Implantasi adalah tahap ketika embrio menempel dan melekat pada dinding rahim.
Proses ini dapat menyebabkan pendarahan yang dikenal dengan pendarahan implantasi. Di mana terjadi pendarahan ringan yang keluar dari vagina setelah 10-14 hari terjadi proses pelekatan embrio pada dinding rahim.
Tidak semua orang mengalami pendarahan implantasi pada awal kehamilan. Namun, hal tersebut dianggap normal dan tidak perlu untuk merasa khawatir jika kamu tidak mengalami kondisi tersebut.
Kenali Perbedaan Flek Hamil dan Haid
Sekitar 25 persen wanita hamil akan mengalami pendarahan implantasi pada awal kehamilannya. Flek hamil dan haid apabila diamati dengan sekilas memang tampak serupa.
Meskipun begitu, perbedaan flek hamil dan haid dapat diketahui melalui tanda-tanda tertentu seperti warna dan konsistensi dari flek.
Agar lebih memahami pendarahan implantasi, berikut ciri-ciri dan perbedaan yang perlu kamu ketahui sebagaimana dilansir dari Halodoc, Kamis (29/8).
1. Warna pendarahan
Perbedaan flek hamil dan haid dapat dilihat dari perbedaan warnanya. Darah implantasi muncul dalam bentuk bercak berwarna cokelat hingga cokelat tua. Sedangkan pendarahan haid memiliki warna merah yang lebih cerah.
2. Jumlah pendarahan
Darah implantasi hanya berupa bercak sehingga tidak memerlukan pembalut. Proses pendarahan implantasi yang keluar juga hanya sedikit serupa dengan keputihan dan tidak menggumpal.
Berbeda dari pendarahan haid yang memiliki jumlah pendarahan lebih banyak dan rutin tiap siklusnya, pendarahan ketika haid juga cenderung lebih kental sehingga lebih mudah untuk menggumpal.
Maka dari itu, kamu pun perlu mengganti pembalut hingga beberapa kali untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
