Ilustrasi kolesterol tinggi dapat mengganggu aktivitas. (Freepik)
JawaPos.com - Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh bisa membuat pengidapnya berisiko terkena penyakit jantung hingga stroke. Sebab, kolesterol tinggi terjadi ketika ada terlalu banyak zat lemak di dalam darah. Karena tingginya kadar lemak di dalam darah.
Kondisi ini bisa menyebabkan penyumbatan arteri dan terkadang endapan lemaknya bisa pecah secara tiba-tiba lalu membentuk gumpalan yang membuat pengidapnya sangat berisiko terkena stroke.
Sebagaimana dilansir dari halodoc, diketahui ada dua jenis kolesterol: lipoprotein densitas rendah (kolesterol LDL) atau bisa juga disebut kolesterol jahat dan lipoprotein densitas tinggi (kolesterol HDL) atau kolesterol baik.
Kolesterol jahat (kolesterol LDL) adalah tipe yang dapat menempel pada dinding arteri, dan menyebabkan penyumbatan dan lipoprotein densitas tinggi.
Sementara (kolesterol HDL) atau kolesterol baik membantu membersihkan arteri. Agar kondisi tubuh tetap sehat, jangan biarkan kolesterol LDL tinggi dan kolesterol HDL tidak boleh turun.
Karena itu, agar terhindar dari kolesterol tinggi ada beberapa kebiasan harus kamu hindari untuk mencegah. Berikut kebiasaan-kebiasaan yang memicu kolesterol tinggi:
1. Pola makan tidak sehat
Pola makan yang keliru adalah faktor utama penyebab kadar kolesterol tinggi. Mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan gula bisa membuat kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) meningkat, dan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) menurun.
Beberapa jenis makanan yang menjadi pantangan antara lain, daging merah, susu atau produk turunannya, mentega, kerang, telur.
Satu jenis lagi yang harus dihindari adalah makanan dengan lemak trans.
Lemak jenis ini juga bisa meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik.
Namun bisa cari alternatif makanan dengan rendah lemak trans seperti kue kering, kerupuk, dan margarin.
2. Riwayat masalah kesehatan yang tidak ditangani
Beberapa penyakit lain juga dapat berdampak buruk terhadap tingginya kolesterol, apalagi jika penyakit itu tidak kamu obati dan tidak mendapatkan perawatan. Contoh seperti diabetes, obesitas, hipotiroidisme, dan penyakit ginjal.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
