
Ilustrasi ubi jalar (Harvestplus)
JawaPos.com- Ubi jalar adalah kelompok ubi-ubian yang mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia.
Makanan ini tersedia dalam berbagai ukuran dan warna, seperti orange, putih, dan ungu. Tak banyak orang tahu ternyata ubi jalar kaya akan vitamin, mineral, antioksidan dan serat.
Ubi jalar juga sangatlah bergizi, mengandung banyak vitamin A, vitamin C, dan mangan dalam setiap porsinya.
Mereka juga memiliki sifat anti kanker dan dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh serta manfaat kesehatan lainnya.
Berdasarkan penelusuran JawaPos.com, Minggu (4/8) di laman Healthline terdapat fakta mengejutkan bahwa ubi jalar mengandung 6 manfaat tersembunyi untuk kesehatan tubuh, diantaranya yaitu.
Ubi jalar, terutama varietas oranye dan ungu, kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh Anda dari radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat merusak DNA dan memicu peradangan.
Kerusakan akibat radikal bebas telah dikaitkan dengan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan penuaan. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya antioksidan baik untuk kesehatan Anda.
Serat dan antioksidan pada ubi jalar dapat bermanfaat bagi kesehatan usus. Ubi jalar mengandung dua jenis serat larut dan tidak larut.
Jenis serat larut tertentu, dikenal sebagai serat kental yang menyerap air dan melunakkan tinja Anda. Sebaliknya, serat tidak kental dan tidak larut tidak menyerap air dan menambah jumlah besar.
Beberapa serat larut dan tidak larut juga dapat difermentasi oleh bakteri di usus besar Anda, menghasilkan senyawa yang disebut asam lemak rantai pendek yang menjadi bahan bakar sel-sel lapisan usus Anda dan menjaganya tetap sehat dan kuat.
Pola makan kaya serat yang mengandung 20–33 g serat per hari telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar dan buang air besar yang lebih teratur. Antioksidan dalam ubi jalar juga dapat memberikan manfaat bagi usus.
Penelitian tabung reaksi menemukan bahwa antioksidan dalam ubi jalar ungu mendorong pertumbuhan bakteri usus yang sehat, termasuk spesies Bifidobacterium dan Lactobacillus tertentu.
Ubi jalar menawarkan berbagai antioksidan, yang dapat membantu melindungi terhadap jenis kanker tertentu. Ekstrak kulit ubi jalar juga telah ditemukan memiliki sifat anti kanker dalam penelitian pada tabung reaksi dan hewan.
Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten, antioksidan yang bertanggung jawab atas warna orange cerah pada sayuran.
Beta karoten diubah menjadi vitamin A di tubuh Anda dan digunakan untuk membentuk reseptor pendeteksi cahaya di dalam mata Anda.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
