Kinerja Otak Tidak Optimal saat Bekerja Akibat Kurang Tidur (inc.com)
JawaPos.com - Dewasa ini, penyakit diabetes semakin meresahkan masyarakat di Tanah Air.
Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan pemicu penyakit diabetes semakin beragam dan tidak hanya menimpa kalangan lanjut usia, namun juga anak-anak dan remaja.
Selain pola makan yang buruk, pemicu penyakit diabetes juga disebabkan karena sering begadang dan kurangnya jam tidur.
Melalui hasil penelitian di Jepang, kurang tidur dapat membuat berisiko terkena diabetes tipe 2, dilansir dari diabetes.co.uk, Minggu (28/7).
Lebih lanjut, penelitian ini juga menyebutkan sulit tidur malam dapat mempengaruhi fungsi hati ketika memproduksi dan memproses gula.
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah melaporkan mendapatkan tidur terganggu atau berkualitas buruk dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Baca Juga: Diabetes Tipe II Rentan Menyasar Perempuan, Salah Satu Pemicunya Adalah Banyak Lembur dan Bekerja Terlalu Lama
Namun dalam penelitian ini, peneliti dari Toho University Graduate School of Medicine ingin menyelidiki mekanisme yang mendasari kekurangan tidur.
Serta bagaimana kekurangan tidur dapat menyebabkan intoleransi glukosa. Uji coba ini melibatkan pemantauan tikus dengan membiarkan separuh hewan terjaga selama enam jam di malam hari. Kemudian membiarkan setengahnya lagi tertidur.
Kedua kelompok itu menawarkan makanan tinggi kalori dan air gula tanpa batas dan diberi kesempatan olahraga terbatas.
Setelah periode penelitian berakhir, setiap tikus memiliki kadar glukosa dan kadar lemak hati yang diukur.
Mereka menemukan kadar gula darah lebih tinggi pada kelompok hewan yang kekurangan tidur, dibandingkan dengan hewan yang diizinkan untuk beristirahat.
Mereka juga melihat perubahan fungsi hati setelah hanya satu malam kurang tidur.
Pola tidur yang kurang juga mengubah pola enzim yang diperlukan untuk mengatur metabolisme hati.
Baca Juga: 6 Makanan Sehat yang Mempunyai Indeks Glikemik Rendah, Cocok untuk Penderita Diabetes!
Studi ini menunjukkan bahwa setidaknya ada efek jangka pendek pada tikus dalam hal meningkatkan resistensi insulin dan fungsi hati.
Hasil penelitian telah dipublikasikan dalam American Journal of Physiology-Endocrinology and Metabolism.
Tidur nyenyak penting untuk memperbaiki dan menurunkan risiko diabetes. Berikut tips untuk mendapatkan tidur berkualitas.
1. Jaga glukosa darah Anda terkendali
2. Pastikan tempat tidur Anda besar dan cukup nyaman - dan bantal di tempat yang nyaman
3. Pastikan kamar Anda sejuk (sekitar 18 derajat celcius) dan berventilasi baik
4. Pastikan kamar Anda gelap dan bebas dari kebisingan. Jika hal ini tidak memungkinkan, Anda dapat memanfaatkan penutup mata tidur atau penutup telinga.
***

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
