
Ilustrasi Popcorn./Freepik
JawaPos.com - Saat mempunyai kadar gula yang tinggi membuat tidur malam menjadi tidak nyaman. Pada orang yang sehat, hal tersebut bisa terjadi dan bukan hanya bagi penderita diabetes saja.
Dilansir dari Verywell Health pada Rabu (17/7), kebiasaan makan camilan yang mengandung karbohidrat tinggi pada malam hari dapat menyebabkan naiknya gula darah.
Makanan bertepung dan manis yang dimakan sore hari juga bisa membuat gula darah naik. Hal itu juga berdampak pada saat bangun pagi hari.
Adanya penyakit, cedera, serta trauma bisa memicu percepatan metabolisme yang sering disebut hipermetabolik dan mengakibatkan gula darah menjadi tinggi.
Kurangnya olahraga juga dapat meningkatkan hal tersebut karena tubuh lebih sering menggunakan insulin.
Saat tubuh tidak dapat memproduksi dan menggunakan insulin secara efektif akan menyebabkan glukosa yang mengalir dalam darah.
Hal tersebut makin diperparah jika anda tidak meminum obat diabetes atau suntik insulin dengan rutin.
Gula darah yang tinggi juga dapat terjadi pada saat perempuan mengalami menstruasi. Hal tersebut terjadi karena hormon progesteron yang berhubungan dengan produksi insulin mempengaruhi metabolisme glukosa.
Jika tidak dapat mengatur stres, anda perlu berhati-hati agar gula darah dapat dikontrol. Saat mengalami hal tersebut, hormon kortisol akan mengalami penurunan sensitivitas insulin.
Akibatnya, glukosa tidak dapat digunakan sebagai energi dan menumpuk di aliran darah yang akhirnya mengakibatkan gula darah menjadi tinggi.
Beberapa orang mengalami reaksi yang berbeda ketika mengalami tingginya kadar gula darah di malam hari.
Ada yang menjadi sulit untuk tidur atau bahkan tetap nyaman saat dalam keadaan terlelap. Hal lain yang bisa terjadi adalah sistem pencernaan akan membangunkan anda di jam-jam yang tidak biasa.
Pastikan mengkonsumsi cemilan yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, dan serat sebelum tidur untuk mengatur gula darah. Kacang sangat baik untuk menjadi makanan ringan sebelum tidur.
Dilansir Halodoc makanan tersebut mempunyai kandungan indeks glikemik yang rendah, tinggi protein, serat, lemak, dan bermanfaat untuk mengendalikan gula darah.
Anda juga bisa menyantap keju rendah lemak atau biskuit gandum. Menurut informasi dari Halodoc, keju rendah lemak mengandung dua persen susu dan itu berbeda dengan keju tanpa lemak yang tidak menggunakan susu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022