
Jangan sepelekan! Insomnia bisa menyerang siapa saja termasuk orang lanjut usia (lansia). (Cottonbro Studio/Pexels.com)
JawaPos.com - Jangan dikira insomnia (susah tidur) hanya terjadi pada generasi muda. Pada dasarnya, insomnia bisa terjadi pada siapapun termasuk orang lanjut usia (lansia).
Insomnia ini tidak boleh dianggap sepele, karena hal ini dapat menyebabkan terganggunya berbagai fungsi pada tubuh.
Bahkan, kurang tidur bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan konsentrasi, stres, dan meningkatnya tekanan darah.
Dikutip dari laman halodoc.com ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu terjadinya gangguan tidur pada lansia. Salah satunya ternyata berkaitan dengan penurunan fungsi otak.
Artinya, pada orang yang sudah lansia akan terjadi perubahan kinerja organ tersebut.
Perlu diketahui, otak bertugas untuk mengirimkan sinyal rasa lelah dan mengantuk pada tubuh. Hal inilah yang membuat seseorang bisa tidur nyenyak di malam hari.
Namun, pada orang lansia kinerja neuron otak mulai melemah dan menyebabkan sinyal terkait tidak bekerja dengan baik.
Selain karena penurunan fungsi otak, susah tidur pada lansia juga bisa terjadi sebagai gejala dari penyakit tertentu. Apalagi seiring bertambahnya usia, risiko seseorang mengidap penyakit tertentu pun akan menjadi lebih tinggi.
Tak hanya itu, insomnia pada lansia pun sering disebabkan karena kondisi psikologis. Mulai dari stres, depresi, atau kecemasan, akibat kesendirian atas pasangan meninggal, merasa tidak berguna, ataupun merasa diabaikan oleh keluarga.
Meski gangguan tidur merupakan hal yang wajar terjadi pada orang lansia, tapi tidak ada salahnya untuk tetap waspada terhadap kondisi ini.
Insomnia yang cukup parah dan terjadi dalam jangka panjang sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. Untuk itu, para lansia harus memperbaiki pola tidurnya dengan beberapa tips berikut ini.
1. Menerapkan Gaya Hidup Sehat
Mulai sekarang coba untuk mengonsumsi makanan sehat, berhenti merokok, dan jauhi minuman beralkohol. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, orang lansia bisa selalu merasa nyaman dan membantunya tidur lebih nyenyak.
2. Mengatur Jam Tidur secara Rutin
Tips nomor dua adalah menetapkan jam tidur secara konsisten (usahakan selalu tidur pada jam tersebut).

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
