Ilustrasi tikus. (Sumber: freepik)
JawaPos.com - Masuknya musim hujan memicu peringatan terhadap bencana banjir, terutama bagi penduduk di daerah rawan.
Tujuannya adalah agar mereka siap menghadapi potensi dampak negatif banjir, seperti kehilangan harta benda dan risiko penyakit seperti Leptospirosis, yang dapat ditularkan melalui kontak dengan air yang tercemar oleh kencing tikus.
Penyebab Leptospirosis
Dikutip dari alodokter.com, Senin (26/3), leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang dapat bertahan hidup di ginjal hewan selama beberapa tahun.
Beberapa hewan yang dapat menjadi penyebar bakteri tersebut antara lain anjing, babi, kuda, sapi, dan tikus.
Bakteri Leptospira dapat mencemari air dan tanah melalui urine hewan pembawa, dan bertahan dalam lingkungan tersebut selama beberapa bulan atau bahkan tahun.
Manusia dapat terinfeksi bakteri Leptospira melalui kontak langsung dengan kulit yang terkena urine hewan, kontak dengan air dan tanah yang terkontaminasi, atau konsumsi makanan atau minuman yang tercemar oleh urine hewan pembawa.
Bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau melalui saluran tubuh seperti mata, hidung, mulut, dan saluran pencernaan. Meskipun jarang terjadi, leptospirosis juga dapat menular antar manusia melalui ASI atau hubungan seksual.
Faktor Risiko Leptospirosis
Leptospirosis umumnya terjadi di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia, karena iklim yang hangat dan lembap memungkinkan bakteri Leptospira bertahan lebih lama. Orang yang berisiko tinggi terkena leptospirosis termasuk mereka yang:
1. Menghabiskan sebagian besar waktunya di luar ruangan, seperti pekerja tambang, petani, atau nelayan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
