Perbedaan suplemen vitamin D3 5000 IU dengan 1000 IU (Pixel)
JawaPos.com- Kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan penyakit pernapasan, hal ini terjadi saat kasus virus Corona waktu itu berstatus sebagai bencana global.
Hal ini banyak menarik para peneliti apakah mengkonsumsi vitamin D dapat mencegah penyakit pernapasan?
Untuk diketahui, vitamin D memiliki manfaat bagi tubuh, salah satunya vitamin D3. Vitamin D3 ini dapat diperoleh dari berbagai suplemen yang ada di apotik terdekat.
Suplemen vitamin D3 memberikan efek yang menguntungkan bagi tubuh, jika dikonsumsi rutin.
Selain itu, suplemen D3 ini diyakini dapat meningkatkan kekebalan tubuh seseorang dengan mengkonsumsinya setiap hari.
Manfaat yang diberikan oleh vitamin D3 ini menurut penelitian dari National Library of Medicine yang dikutip oleh JawaPos.com, Sabtu (9/3), tak hanya pada kekebalan tubuh saja, melainkan dapat menyembuhkan infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus.
Suplemen vitamin D3 yang dapat menyembuhkan infeksi pernapasan dan meningkatkan kekebalan tubuh itu diantaranya suplemen vitamin D3 5000 IU dan 1000 UI. Uji coba kedua suplemen itu dilakukan pada saat COVID-19 oleh peneliti dari NLM.
Sebanyak 77 responden, diantaranya 57 pasien rawat inap dari KFMC dan 20 pasien lain rawat jalan dari KSH. Sebanyak 69 pasien COVID-19 (33 laki-laki dan 36 perempuan) (rata-rata BMI atau Body Mass Index 30,7 kg/m 2 ± 7,8).
Uji coba dilakukan pada dua kelompok pasien. Pertama kelompok pasien yang mengkonsumsi 5000 UI diberikan Ultra-D ( 5000 IU yang mengandung 125 µg cholecalciferol) dan pasien kedua kelompok yang mengonsumsi 1000 UI diberikan Vita-D (1000 IU yang mengandung 25 µg cholecalciferol).
Dari uji coba ini, diamati bahwa 5000 IU vitamin D3 oral yang diminum setiap hari selama 2 minggu dapat mengurangi waktu pemulihan batuk dan ageusia (lidah tidak ada rasa) secara signifikan, dan hal ini signifikan secara klinis dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi dosis standar vitamin D.
Penelitian ini dilakukan pertama kali secara global dan pertama di Timur Tengah dengan menggunakan vitamin D sebagai terapi tambahan jangka pendek dalam memperbaiki gejala Covid-10 ringan hingga sedang waktu itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
