
Paprika merah
JawaPos.com - Paprika merupakan sayuran yang bisa dijadikan sebagai menu makanan. Pada setiap buahnya terdapat banyak manfaat untuk kesehatan. Paprika memiliki beragam warna, mulai dari hijau, kuning, jingga, ungu, atau merah.
Untuk paprika warna merah memiliki manfaat untuk membantu melawan kanker, mencegah penurunan daya ingat, dan mencegah nyeri sendi. Dilansir health.clevelandclinic.org, manfaat dari mengonsumsi paprika merah untuk kesehatan badan. Paprika merah ini sangat cocok untuk dimasak dengan ditaburkan pada salad atau sup. Paprika juga dapat dipanggang. Saat pengajian bisa dipadukan dengan keju dan nasi.
Berbagai cara bisa digunakan bisa mengkonsumsi paprika yang memiliki banyak nutrisi yang mengesankan. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang
Ahli diet Lara Whitson mengatakan paprika merah sangat bermanfaat untuk kesehatan. Paprika merah yang dikenal paprika capsicum adalah makanan padat nutrisi. Di dalam sayuran itu terdapat kandungan vitamin yang tinggi, mineral, tidak mengandung lemak yang tidak sehat, dan rendah kalori.
Dalam setiap penyajian satu cangkir paprika merah terkandung 46 kalori dan 3 gram serat. Selain itu, setiap mengonsumsi paprika merah bisa mendapatkan beragam kandungan, yaitu:
Secara kesehatan, paprika merah sangat kaya dengan kandungan nutrisi yang di antaranya sebagai berikut:
1. Membantu mencegah kanker
Ketika mengkonsumsi paprika merah akan dapat membantu mencegah dari risiko kanker. Pasalnya, paprika merah mengandung beta-cryptoxanthin, suatu senyawa yang diubah dalam tubuh menjadi vitamin A.
Hasil penelitian menunjukkan makanan kaya beta-cryptoxanthin dapat membantu menurunkan risiko kanker kandung kemih, paru-paru, dan usus besar.
“Beta-cryptoxanthin adalah antioksidan yang melindungi sel Anda dari perubahan yang dapat menyebabkan kanker,” kata Whitson. Sebagaimana diketahui orang yang banyak mengonsumsi buah dan sayuran memiliki risiko lebih rendah terkena kanker secara keseluruhan.
2. Melindungi kesehatan otak
Pada paprika merah terkandung antosianin, yaitu senyawa alami yang menyebabkan paprika menjadi berwarna merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antosianin bisa membantu masalah memori dan gangguan kognitif seiring bertambahnya usia.
“Mengonsumsi makanan yang kaya antosianin dikaitkan dengan daya ingat yang lebih baik pada orang dewasa yang lebih tua,” catat Whitson.
3 Meringankan radang sendi
Tulang rawan adalah jaringan karet yang menutupi ujung tulang dan mencegahnya bergesekan. Osteoartritis (OA), jenis radang sendi yang paling umum, disebabkan oleh peradangan dan kerusakan tulang rawan. Atas kekayaan yang terkandung pada paprika merah dapat membantu untuk meredakan nyeri sendiri.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
