
ilustrasi pasangan sedang jalan kaki. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Diabetes adalah suatu kondisi metabolisme kronis yang mempengaruhi cara tubuh kita memanfaatkan glukosa.
Kondisi diabetes muncul ketika pankreas tidak mampu melepaskan cukup insulin bagi tubuh atau ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang dikeluarkan pankreas dengan baik.
Selain itu, diabetes juga menimbulkan ancaman terhadap berbagai komplikasi kesehatan lainnya seperti kerusakan saraf, penyakit mata diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, dan stroke.
Jika seseorang menderita kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, penting mencari cara membiasakan diri untuk rajin berolahraga sehari-hari dengan melakukan gerakan sederhana seperti jalan kaki guna menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
Menurut American Diabetes Association, jalan kaki setidaknya 30 menit atau 10 ribu langkah sehari harus menjadi rutinitas bagi siapa pun yang menderita masalah kadar gula, namun hal ini mungkin berbeda pada setiap orang, tergantung pada usia dan stamina.
Kemudian kebiasaan jalan kaki dikombinasikan dengan pola makan sehat dan manajemen medis yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan individu secara keseluruhan.
Dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Jumat (15/12), spesialis Diabetologi dan Endokrinologi Girish Parmar menyoroti berbagai manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes tipe 2.
Jalan kaki secara teratur membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin, memungkinkan sel menggunakan glukosa secara efektif. Hal ini mengurangi kebutuhan produksi insulin berlebih dan membantu mengelola diabetes.
Jalan kaki berkontribusi pada penurunan atau pemeliharaan berat badan, mengurangi kelebihan lemak tubuh. Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan kontrol gula darah dan menurunkan risiko komplikasi yang terkait dengan obesitas pada diabetes.
Diketahui bahwa segala bentuk aktivitas fisik meningkatkan kesehatan jantung dan juga memiliki banyak manfaat lain baik bagi tubuh mental maupun fisik.
“Berjalan kaki membantu menurunkan tekanan darah sehingga meningkatkan kesehatan jantung dengan meningkatkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, komplikasi umum diabetes,” kata Parmar.
Baca Juga: Brokoli, Sayuran Kaya Vitamin, Berkhasiat Cegah Diabetes dan Jaga Kesehatan Jantung hingga Otak
Jalan kaki merangsang aliran darah, meningkatkan sirkulasi yang sangat penting bagi penderita diabetes karena mereka mungkin mengalami penurunan sirkulasi akibat penyakit tersebut.
Segala bentuk aktivitas fisik yang konsisten seperti jalan kaki dapat membantu mengurangi stres dengan melepaskan endorfin, membantu menjaga suasana hati tetap stabil, dan berpotensi menurunkan kadar kortisol yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
