
ilustrasi lidah warna merah muda. Sumber foto: Unsplash/Nicolle Elliot.
JawaPos.com – Lidah memiliki fungsi sebagai indera pengecap dan membantu manusia untuk berbicara, mengunyah, serta menelan makanan.
Selain itu, lidah juga mempunyai beragam warna yang menandakan kondisi kesehatan seseorang seperti cokelat, merah, abu-abu, biru, hitam, putih, kuning, dan merah muda.
Normalnya, lidah manusia berwarna merah muda dan bertekstur bintik-bintik kecil putih atau papillae pada permukaannya.
Namun, ada juga yang berubah menjadi kuning yang menggambarkan area lidah dengan lapisan keabu-abuan menutupi seluruh alat perasa tersebut.
“Lidah ditutup oleh reseptor makanan disebut papilla berbentuk benjolan kecil dan makanan terkumpul di sini, akibatnya lidah jadi warna kuning dan bau mulut,” kata dokter spesialis penyakit dalam Tushar Tayal, dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Rabu (29/11).
Selain bau mulut, terdapat gejala lain yang bisa dirasakan saat lidah berubah warna kuning yakni gangguan perasa, sakit tenggorokan, nyeri, muncul rambut di lidah, selaput lendir, dan gangguan pencernaan.
Tayal menyebut ada beberapa penyebab seseorang mempunyai lidah kuning misal merokok, mengunyah tembakau, abai jaga kebersihan mulut, dehidrasi, konsumsi alkohol, teh, kopi, dan tanda kondisi medis tertentu. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak uraian lengkapnya di bawah ini.
Lidah geografis adalah kondisi yang tak berbahaya di mana bercak pada permukaan lidah tak tertutupi atau memiliki papilla, jelas Tayal.
Bercak ini halus dan merah bergaris putih atau king bergelombang yang sedikit menonjol menyebabkan nyeri lidah dan membuat sensitif terhadap makanan tertentu seperti rempah, garam, dan permen.
Ini merupakan peradangan kronis yang menyebabkan bercak kuning keputihan layaknya renda di dalam mulut disertai bisul, nyeri, bengkak, dan kemerahan.
Hal ini didasarkan pada reaksi autoimun dan kortikosteroid berupa salep atau krim bisa menjadi pilihan untuk pengobatan kondisi tersebut.
Penyakit kuning atau jaundice perlu diwaspadai lantaran membuat warna kulit atau bagian putih pada mata berubah menguning.
Sakit kuning biasanya disebabkan oleh kerusakan hati sehingga organ tersebut tak bisa mengolah bilirubin, suatu pigmen kuning yang diproduksi saat sel darah merah rusak dan menumpuk di dalam tubuh.
Kondisi ini terjadi karena infeksi jamur Candida memiliki dampak bercak putih atau kuning di mulut dan lidah terasa nyeri dan perih. Obat antijamur dapat menjadi pilihan untuk mengatasi hal tersebut.
Beberapa obat yang dikonsumsi seperti obat antimalaria, kontrasepsi oral, dan obat HIV dapat menyebabkan perubahan warna pada lidah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
