
Institut Teknologi Bandung bersama Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJN Harkit) dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) siap meluncurkan alat kesehatan Non-Invasive Vascular Analyzer (NIVA) untuk membantu penanganan masalah penyakit kardiova
JawaPos.com - Institut Teknologi Bandung bersama Pusat Jantung Nasional Harapan Kita (PJN Harkit) dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) siap meluncurkan alat kesehatan Non-Invasive Vascular Analyzer (NIVA) untuk membantu penanganan masalah penyakit kardiovaskular.
Alkes NIVA yang dikembangkan berfungsi sebagai detektor dini penyakit kardiovaskular (screening).
Dokter Suko Adiarto, Sp.JP (K), Ph.D, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Rumah Sakit Harapan Kita menyatakan bahwa kehadiran NIVA akan membantu tenaga medis dalam aktivitas screening kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Direktur PT SCNP Shirly Effendy selaku produsen industri alkes domestik, menyatakan kesiapannya memproduksi NIVA akhir 2022 sebagai bentuk kontribusi nyata SCNP bagi industri dan perekonomian nasional.
Untuk tahap awal, kata Shirly, SCNP akan memproduksi dan mendistribusikan 100 unit alkes NIVA ke pasar domestik tahun 2023. "Kita mengapresiasi tim inventor STEI-ITB dan tim penguji klinis PJN Harkit yang telah mengembangkan NIVA sehingga bisa diproduksi massal untuk mendukung penanganan penyakit kardiovaskular, kata Shirly.
Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang menjadi perhatian. Dalam rilis di situs BPJS Kesehatan Oktober 2022, disebutkan penyakit jantung (cardiovascular diseases) menjadi perhatian utama dalam pembiayaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu disebabkan penyakit jantung termasuk katastropik dan menjadi penyakit yang menelan biaya besar dalam program JKN.
Saat ini ketergantungan industri alkes domestik terhadap impor masih sangat tinggi. Berdasarkan data belanja alkes melalui e-katalog dengan nilai total Rp 15,4 triliun periode Mei 2020 hingga Juni 2021, belanja alkes impor mencapai Rp 12,5 triliun (81.17 persen).
Sementara pemesanan alkes produksi lokal hanya senilai Rp 2,9 triliun (18.83 persen). Ketimpangan ini menunjukkan bahwa potensi kemampuan lokal untuk produksi alkes ternyata belum direalisasikan maksimal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022