
Ilustrasi ibu hamil. Saat berpuasa, ibu hamil harus memerhatikan asupan makanan agar janin tetap terpenuhi gizinya. (Romper)
JawaPos.com - Balita bertubuh pendek atau stunting salah satunya bersumber dari masalah asupan gizi pada anak. Maka penting untuk fokus pada masa emas 1000 hari kehidupan pertama sejak dalam masa kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Fakta mengungkapkan stunting dapat berawal dari status gizi ibu saat mengandung bayinya.
Dalam webinar bersama platform Teman Anak, Selasa (5/4), Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik & Ketua Satgas Stunting IDAI Prof. Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, Sp.A(K) mengatakan, balita stunting akan berdampak menurunkan kualitasnya sebagai sumber daya manusia di masa dewasa. Oleh sebab itu, stunting harus dicegah terutama di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
"Berbagai cara dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan, di antaranya seperti pemberian ASI dan MPASI yang benar berbasis protein hewani serta pemantauan pertumbuhan yang teratur di fasilitas kesehatan seperti posyandu setiap bulannya untuk deteksi dini dan tatalaksana segera weight faltering terbukti dapat mencegah stunting," jelas Prof Damayanti.
Berawal dari Masa Kandungan
Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan Konsultan Obstertik Ginekologi Sosial & Ketua Pokja Angka Kematian Ibu (AKI) POGI,.Prof. DR. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH; mengatakan, sejak dalam kandungan janin dapat mengalami gangguan pertumbuhan yang berpotensi menyebabkan stunting. Persalinan prematur juga berpotensi menyebabkan stunting.
Kehamilan di usia remaja, malnutrisi (KEK/kurang energi kronik dan obesitas), anemia serta gangguan kesehatan ibu memiliki andil besar terjadinya gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan serta persalinan prematur. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, bahkan sebelum ibu hamil.
"Kehamilan perlu direncanakan dan dipersiapkan dengan baik," kata Prof Dwiana.
Ada beberapa upaya mencegah stunting yang perlu dilakukan. Apa saja?
Salah satunya adalah menghindarkan kehamilan remaja, rutin memeriksakan kehamilan (ANC), menjaga asupan makanan agar memenuhi kebutuhan gizi selama masa kehamilan. Paling terpenting ibu memahami pentingnya perencanaan kehamilan agar ibu dapat tetap sehat dan bahagia saat hamil dan menyusui bayinya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
