Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Januari 2022 | 03.15 WIB

Khasiat Lidah Buaya, Gel Aloe Vera Bisa Perbaiki Elastisitas Kulit

MASKER HERBAL: Charlize Cahyadi saat menggunakan masker herbal dari lidah buaya. Selain memiliki kandungan air tinggi, lidah buaya juga mengandung mineral dan asam amino yang bisa mencegah kulit kering serta menjaga kelembutan dan elastisitas kulit. (Pugu - Image

MASKER HERBAL: Charlize Cahyadi saat menggunakan masker herbal dari lidah buaya. Selain memiliki kandungan air tinggi, lidah buaya juga mengandung mineral dan asam amino yang bisa mencegah kulit kering serta menjaga kelembutan dan elastisitas kulit. (Pugu

Dunia kosmetik memang dikejutkan oleh keajaiban khasiat gel daun lidah buaya. Betapa tidak, bagian dalam daun yang terlihat saat diiris melintang itu dapat membantu mengatasi masalah kulit dan rambut.

---

GEL yang bening dan bertekstur lunak dari lidah buaya itu memang secara tradisional sudah dipakai mengatasi masalah kulit. Termasuk luka bakar, luka yang tidak dalam, dan berbagai peradangan pada kulit. Jadi, begitu ada masalah kulit terbakar sinar matahari, bersegeralah mengoleskan gel lidah buaya. Itulah salah satu alasan orang mengoleksi lidah buaya, termasuk di daerah dengan terik matahari yang kuat.

Nama ilmiahnya adalah Aloe vera dari suku Liliaceae. Aloe berasal dari bahasa Arab yang berarti zat pahit yang bersinar. Vera dari bahasa Latin berarti sejati atau asli. Mungkin terjemahan itu dapat diartikan zat yang mempunyai manfaat sejati dan luar biasa. Marga aloe sendiri banyak macamnya. Jadi, sebaiknya berhati-hati dalam memilih tanaman bernama lokal lidah buaya.

Zat kandungan utama yang berperan adalah resin, aloin, tanin, aloin-emodin, protein, vitamin, dan mineral. Protein memang tidak tinggi kadarnya, tetapi kaya asam amino yang penting, termasuk leucine, lysine, valine, dan histidine.

Mengobati Gangguan Gusi


Gel dari lidah buaya bisa dipakai sebagai bahan pasta gigi dan obat kumur alamiah untuk kesehatan mulut dan membantu mengurangi pembentukan plak. Peneliti Spanyol menulis hasil penelitiannya pada 2020 tentang manfaat gel lidah buaya untuk gigi dan rongga mulut. Yaitu, menjaga dan mengobati infeksi gusi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang penyokong gigi. Orang biasa menyebutnya penyakit gusi yang biasanya diawali dengan pembengkakan di area gigi.

Cara penggunaannya adalah sebagai obat kumur, baik gel asli maupun produk jadi berbahan gel lidah buaya. Hasilnya ternyata tidak kalah dengan obat kumur yang dibuat dari bahan kimia.

Atasi Gangguan Saluran Cerna


Dari telaah praktik pengobatan tradisional dunia, gel lidah buaya diketahui bersifat ”mendinginkan” dan ”soothing” alias meredakan. Itulah sifat yang mendasari pemakaiannya secara oral (lewat mulut) untuk mempertahankan dan memperbaiki kesehatan sistem pencernaan. Salah satunya adalah kemampuan penyembuhan luka dalam, termasuk di lambung.

Nah, ternyata dosis tertentu jus daun lidah buaya itu sangat efektif untuk mempercepat penyembuhan ulcer, yaitu luka di lambung. Ulcer menjadi petunjuk terdapatnya kerusakan pada lambung yang ditandai, antara lain mual, perut terasa tidak nyaman, rasa terbakar, dan kembung. Biasanya, gejala itu timbul saat kita terlambat makan atau bahkan sesudah makan. Gejala akan timbul juga pada orang yang sensitif terhadap makanan berempah, makanan dan minuman yang mengandung kafein, serta makanan tinggi lemak atau makanan tinggi asam.

Pemakaian lidah buaya untuk gangguan GERD, singkatan gastro esophageal reflux disease, sudah mendapat banyak perhatian. Itu adalah kondisi ketika cairan asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus) hingga mencapai mulut. Akibatnya, terjadi gejala seperti rasa terbakar di daerah dada, mual, dan kembung. Untuk membantu mengatasinya, cobalah minum sirup lidah buaya 10 ml per hari selama empat minggu. Hasil percobaan menunjukkan terdapatnya penurunan risiko gangguan itu.

Pelindung Kulit


Mempertahankan kesehatan kulit adalah keunggulan gel lidah buaya. Untuk perawatan kulit tubuh dan wajah, kita dapat langsung mengoleskan gel daun segar secara teratur.

Hasil percobaan pada pria berusia di bawah 46 tahun yang mengonsumsi produk aloe sterol selama 12 minggu menunjukkan terjadinya perbaikan elastisitas kulit. Pria itu sebelumnya terpapar sinar matahari tanpa memakai tabir surya. Percobaan serupa pada wanita di atas usia 40 tahun terjadi pengurangan kerutan karena peningkatan rangsangan produksi kolagen.

Perawatan Rambut


Kombinasi kandungan vitamin dan kemampuan melembapkan membuat gel lidah buaya bermanfaat untuk menjaga kesehatan rambut. Pemakaiannya secara rutin akan merangsang pembentukan sel baru sehingga kerapuhan dan kerontokan rambut dapat diatasi. Kulit kepala makin sehat sehingga ketombe dapat dicegah. Akar rambut juga menjadi kuat karena kandungan vitamin C, B12, E, asam folat, dan choline.

Peringatan


Memang bukti klinis belum ada, tapi bahan alam ini aman dan menguntungkan bagi banyak orang. Hati-hati karena ada orang yang alergi terhadap gel lidah buaya. Untuk memastikan, oleskan dulu gel pada kulit bagian dalam pergelangan tangan dan biarkan dua jam sambil mengamati reaksi yang terjadi. Jangan menggunakan krim hidrokortison bersama lidah buaya karena dapat mempercepat penyerapan hidrokortison. (*)

MEMBUAT PRODUK LIDAH BUAYA


JUS LIDAH BUAYA: Satu cangkir air untuk tiap dua sendok makan gel lidah buaya, tambahkan bahan lain kalau suka seperti buah. Semua bahan diblender dan siap dihidangkan.

MASKER RAMBUT: Dua sendok makan gel lidah buaya dicampur satu sendok makan minyak kelapa, aduk hingga membentuk pasta. Pemakaian gel daun segar lebih dianjurkan.

Oleskan pasta pada rambut mulai ujung atas sampai bawah. Setelah rata, oleskan juga pada kulit kepala sambil dipijit. Tutup dengan kain selama 30 menit dan bilaslah dengan air.

JELLY UNTUK PENGOBATAN ULCER PADA LAMBUNG: Cuci daun, pisahkan kulit dari daging/gel. Masak agar sesuai cara pembuatan pada umumnya, tambahkan gel dan aduk secara teratur hingga mendidih. Lantas, dinginkan dan siap dihidangkan.

Untuk pengobatan, disarankan takaran gel antara 25–100 ml per hari. Kalau dibuat bentuk cairan, 59–237 ml per hari.




*) Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore