
Photo
JawaPos.com - Obat Ivermectin selama ini dikenal sebagai obat antiparasit. Sejumlah penelitian membuktikan obat ini menjadi kandidat kuat untuk menyembuhkan pasien Covid-19.
Laporan Science Times baru-baru ini menyebutkan, dalam dunia medis, Ivermectin adalah obat antiparasit. Sebuah tim peneliti yang terdiri dari profesional medis yang berbasis di AS mempresentasikan temuan mereka dalam artikel 'Review of the Emerging Evidence Demonstrating the Efficacy of Ivermectin in the Prophylaxis and Treatment of Covid-19' muncul di American Journal of Therapeutics.
Dalam makalah mereka, para peneliti menjelaskan bahwa setelah Covid-19 muncul di AS, ada penelitian yang meninjau pengobatan yang berpotensi efektif. Studi baru ini dipimpin oleh Front Line Covid-19 Critical Care (FLCCC), sekelompok ilmuwan dan ahli medis.
Baca Juga: Peneliti Buktikan Ivermectin Jadi Kandidat Kuat Obat Covid-19
Anggota FLCCC meninjau studi peer-review lainnya, meta-analisis dari para ahli di lapangan, dan mempublikasikan data epidemiologi di wilayah yang mengalami distribusi ivermectin. Mereka melaporkan bahwa ivermectin memang profilaksis dan pengobatan yang efektif untuk kasus Covid-19.
Di Indonesia, penggunaan obat itu mulai dilirik oleh Bupati Kudus HM Hartopo dan juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko. Mereka telah mendistribusikan Ivermectin, obat yang mengalahkan Covid-19, kepada masyarakat Kudus. Kepeloporan Moeldoko itu dibenarkan Sofia Koswara, Vice President PT Harsen Laboratories.
“Ketika kami sampaikan laporan tentang Ivermectin kepada Pak Moeldoko, beliau segera memberikan arahan agar diurus izin edarnya supaya segera bisa diproduksi di dalam negeri dan tidak perlu impor lagi,” kata Sofia secara daring, Jumat (11/6).
“Kami akhirnya berhasil mendapatkan izin edar dari BPOM untuk Ivermax,” cerita Sofia.
Obat itu kini diedarkan dan diproduksi di negeri sendiri. Kudus saat ini menjadi daerah zona merah penularan Covid-19. Berdasarkan data dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus hingga Rabu (9/6) siang, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 437 orang dan 1.509 orang menjalani isolasi mandiri. Hingga saat ini tercatat jumlah total pasien positif Covid-19 yang sembuh 6.854 orang dan 784 orang meninggal dunia.
Distribusi obat tersebut mulai digunakan melawan Covid-19 untuk menolong tiga Kecamatan yang paling berat situasinya di kota itu. Penyerahan Ivermectin kepada Bupati Kudus dilakukan sebanyak 2.500 dosis.
"Tentu kami distribusikan ke rumah sakit, maupun puskesmas,” kata Bupati Kudus Hartopo.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
