Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Januari 2021 | 20.22 WIB

5 Gaya Hidup Paling Sederhana Agar Gula Darah Tetap Terkontrol

Diabetes tipe 2 sangat dipengaruhi oleh pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Perbaiki pola makan bisa mengontrol gula darah dengan baik. (Live strong) - Image

Diabetes tipe 2 sangat dipengaruhi oleh pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi. Perbaiki pola makan bisa mengontrol gula darah dengan baik. (Live strong)

JawaPos.com - Orang dengan diabetes biasanya disebabkan akibat asupan gula yang berlebihan. Sehingga dengan mengubah pola hidup dan membatasi asupan yang tak sehat, seseorang bisa mengendalikan gula darahnya terutama untuk pasien diabetes.

"Perlu dipahami bahwa diabetes sebenarnya adalah penyakit gaya hidup yang disebabkan gaya hidup tidak sehat", kata ahli gizi dari India, Munmun Garewal dalam sebuah posting Instagram.

Oleh karena itu, beberapa perubahan dalam gaya hidup seseorang dapat membantu mengelola kondisi tersebut. Dia membuat daftar kegiatan sederhana yang dapat dimasukkan ke dalam rutinitas harian seseorang seperti dilansir dari Indian Express, Kamis (28/1).

Baca Juga: Kadar Gula Darah Tinggi Meski Bukan Diabetes, Picu Keparahan Covid-19

1. Ubah gaya hidup Anda

Menurutnta diabetes tidak melulu disebabkan oleh makan yang manis-manis atau mengonsumsi gula. Ini sebenarnya adalah penyakit gaya hidup yaitu konsekuensi dari mengikuti gaya hidup yang tidak sehat.

"Adopsi perubahan gaya hidup yang berfokus pada pola makan yang benar dan seimbang, berolahraga secara konsisten, dan mengatur waktu tidur,” tulisnya.

2. Diet diabetes

Jangan rakus. Makan sesuai rasa lapar dan makan pada waktu yang tepat sambil menjaga gula darah tetap stabil.
Karbohidrat sangat penting bagi penderita diabetes. Hanya saja jauhi variasi olahan seperti biskuit, kue, muffin, dan lainnya.

3. Kandungan Gizi

Menambahkan lemak baik ke dalam makanan bisa menurunkan indeks glikemik (GI)nya. Semakin banyak lemak baik, semakin lambat gula (karbohidrat) dicerna, dan lebih rendah indeks glikemik. Tambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam makanan Anda.

Lalu protein membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Santap makanan sehat seperti telur dan ikan sehingga memiliki profil protein yang optimal atau lengkap.

4. Olahraga

The American Diabetes Association menyarankan untuk melakukan olahraga 150 menit per minggu. Memasukkan latihan kekuatan sangat penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Latihan kekuatan terstruktur dan progresif meningkatkan cara tubuh menggunakan insulin dan memungkinkan glukosa untuk menyebar ke seluruh tubuh dengan lebih baik.

5. Pentingnya tidur nyenyak

Kurang tidur atau tidur pada jam-jam yang tidak teratur menyebabkan 'jam tubuh' kita tidak berfungsi. Dan akibatnya mempengaruhi proses biologis alami seperti sekresi insulin. Pastikan tidur yang nyenyak, pastikan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama agar tubuh sepenuhnya sinkron dengan jam tubuh.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/PXta5h5k7S0

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore