Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juni 2020 | 17.27 WIB

7 Tips Pilih Buah Bagi Penderita Diabetes Agar Gula Darah Tetap Stabil

Konsumsi buah dan sayur lebih banyak wajib dilakukan demi hidup sehat pada 2019. - Image

Konsumsi buah dan sayur lebih banyak wajib dilakukan demi hidup sehat pada 2019.

JawaPos.com - Bagi penderita diabetes, makan buah bisa menimbulkan kekhawatiran. Sebab manisnya buah bisa membuat kadar gula darah melonjak. Lantas, bagaimana memilih buah yang aman bagi penderita diabetes?

Pasien diabetes harus terus memerhatikan pola makan dengan pedoman 3J yakni Jenis, Jumlah, dan Jam. Maka, makan buah pun harus bijaksana dalam memilih jenis dan jumlahnya.

Sebetulnya buah segar dikemas dengan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Sehingga buah adalah makanan padat nutrisi yang dapat menjadi bagian dari perawatan diabetes yang sehat.

"Penderita diabetes harus berhati-hati, karena pilihan buah tertentu dapat mempengaruhi kadar gula darah. Anda perlu mempelajari buah mana yang paling memengaruhi Anda, membuat keputusan cerdas tentang buah apa yang Anda konsumsi, dan memahami ukuran porsi yang tepat," kata seperti dilansir dari Very Well Health, Kamis (18/6).

Gula yang ditemukan dalam buah disebut fruktosa. Serat yang ditemukan dalam buah segar, dapat memperlambat proses metabolisme. Meski begitu, tergantung pada kadar fruktosa dan serat, buah-buahan tertentu dapat menyebabkan gula darah meningkat lebih cepat daripada yang lain.

Kandungan serat dapat berubah tergantung pada apakah buah itu segar, dikukus, dipanggang, direbus, dan lainnya. Maka pasien diabetes harus memilih makan buah dengan cara bijak.

1. Pilih Buah Utuh

Buah utuh memiliki serat paling banyak, karena dinding sel masih utuh. Cara terbaik Anda adalah mencari buah dengan kulit yang bisa dimakan, seperti apel, pir, dan beri, dan membatasi buah yang perlu dikupas, seperti pisang, melon, dan jeruk.

Pilihlah buah yang tak perlu dikupas seperti apel.

Pilihlah buah utuh dan tak perlu dikupas seperti apel. (iStockphoto)

2. Buah Aneka Warna

Buah yang dimakan harus memiliki aneka ragam warna. Sebab itu sumber antioksidan. Merah tua, ungu, biru, dan warna yang ditemukan dalam buah adalah sumber antioksidan. Antioksidan adalah senyawa nabati yang bekerja untuk memerangi radikal bebas dalam tubuh. Semakin berwarna makanan, semakin banyak antioksidan yang ditawarkan.

3. Batasi Jenis Buah

Namun, ada beberapa bentuk buah yang hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas jika Anda menderita diabetes. Misalnya buah kering, jus buah, dan buah-buahan yang mungkin tinggi gula dan rendah serat.

4. Hindari Buah kering

Buah kering, meskipun lezat dalam campuran salad, adalah bentuk utuh dari buah utuh yang super terkonsentrasi dan sudah melewati proses pengeringan. Artinya karbohidratnya per sajian lebih tinggi daripada buah segar dan utuh. Mungkin juga mengandung gula tambahan. Misalnya satu ons kismis (dua sendok makan) mengandung 100 kalori, 23 gram karbohidrat, dan 18 gram gula. Ini setara hampir 5 sendok teh gula.

5. Hindari Jus Buah

Minum 100 persen jus buah dapat menyebabkan lonjakan glukosa. Tubuh tidak harus melakukan banyak pekerjaan untuk memecah gula dalam jus. Jus, dimetabolisme dengan cepat dan meningkatkan gula darah dalam beberapa menit. Jus juga dapat mengatasi kalori ekstra tanpa mempengaruhi rasa kenyang. Tukar jus buah dan buah kering dengan buah utuh dan segar.

6. Hindari Buah dengan Nilai Indeks Glikemik Tinggi

Indeks glikemik (GI) adalah daftar peringkat bagaimana makanan tertentu akan mempengaruhi gula darah. Indeks glikemik dapat bervariasi berdasarkan beberapa faktor. Makanan yang dianggap memiliki nilai GI rendah adalah di bawah angka 55. Nanas (GI = 56) dan semangka (GI = 72) dianggap buah dengan GI tinggi. Maka harus dihindari atau dibatasi. Sedangkan blackberry (GI = 4) dan jeruk bali (GI = 25) dianggap makanan GI rendah.

7. Perhatikan Porsi

Tidak ada buah yang baik atau buruk, tetapi aturlah porsinya dengan berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi. Misalnya, Anda bisa makan 1 1/4 cangkir stroberi untuk 60 kalori, 15 gram karbohidrat, 3,5 gram serat, dan gula 7,5 gram. Atay hanya 1/2 pisang sedang yang 60 kalori, 15 gram karbohidrat, 2 gram serat, dan 8 gram gula.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=OB3snCbdMjo

 

https://www.youtube.com/watch?v=5zOWBDEezEE

 

https://www.youtube.com/watch?v=LnUuuwJMF-k

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore