Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2020 | 00.09 WIB

Selain Kucing, Waspada Hewan Lainnya yang Rentan Terinfeksi Korona

Kucing Negrito dikarantina karena positif Covid-19. (Reutes/Jon Nazca) - Image

Kucing Negrito dikarantina karena positif Covid-19. (Reutes/Jon Nazca)

JawaPos.com - Tidak semua hewan tertular virus Korona jenis baru. Tapi memang, diberbagai belahan dunia sudah ada beberapa hewan yang tertular. Misalnya kucing dan juga harimau. Selain hewan itu, apa saja hewan yang juga rentan tertular?

Penelitian baru menemukan bukti bahwa tikus kurang rentan terhadap Covid-19. Sementara hamster peliharaan dan kalkun lebih berisiko daripada bebek.

Para ilmuwan di India menganalisis angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) yakni reseptor pada sel-sel sebagai pintu masuk Coronavirus dari 48 hewan, termasuk mamalia, reptil, dan burung. Penelitian menggunakan pemodelan komputer untuk memprediksi infektivitas masing-masing.

"Semua primata termasuk manusia, memiliki sekitar 100 persen kemungkinan tertular masuknya virus," kata para peneliti dari National Institute of Animal Biotechnology, ICAR-Lembaga Penelitian Veteriner India dan Dewan Penelitian Pertanian India seperti dilansir dari AsiaOne, Selasa (12/5).

Di antara semua kelelawar, jenis spesies tapal kuda adalah yang tampak sangat rentan terhadap virus. Semua hewan berkuku cloven diperkirakan memiliki kemungkinan 99 persen rentan juga tertular virus.

Lalu unta juga rentan. Kelinci punya potensi penularan tingkat sedang. Uniknya babi termasuk yang kuat dan tidak rentan.

Pada burung, bebek dan elang ekor putih menunjukkan probabilitas yang terendah, diikuti oleh ayam. Sedangkan elang emas dan kalkun berada pada spektrum probabilitas tinggi.

Prediksi penelitian ini dapat membantu ilmuwan lain untuk fokus pada kemampuan spesies tertentu dalam membawa atau menyebarkan virus. OIE, Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan, mengatakan penelitian awal menunjukkan bahwa kucing adalah spesies yang paling rentan terhadap virus dan dapat menularkan infeksi ke kucing lain.

"Hasil ini penting untuk memprediksi spesies yang bisa menjadi inang potensial reservoir yang paling mungkin di masa mendatang", kata para peneliti.

Bulan lalu, seekor harimau di Kebun Binatang Bronx, New York, dinyatakan positif setelah beberapa singa dan harimau juga menunjukkan gejala penyakit pernapasan. Terakhir, ada seekor kucing di Spanyol juga terinfeksi Covid-19.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=UszCDXFPpSo

 

https://www.youtube.com/watch?v=tMVEV5BGD4A

 

https://www.youtube.com/watch?v=RpIftLg3XD4

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore