
Instagram Ashraf Sinclair
JawaPos.com - Almarhum aktor Ashraf Sinclair selama ini rajin berolahraga, bahkan termasuk seseorang yang rutin ikut program bermacam-macam jenis olahraga. Pada malam sebelum meninggal karena serangan jantung pun, dikatakan kalau Ashraf sempat berolahraga. Tapi, apakah olahraga bisa menyebabkan serangan jantung?
Di luar kasus Ashraf Sinclair, secara umum Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Sophia Benedicta Hage, SpKO. menjelaskan, rutin olahraga memang bermanfaat terhadap kesehatan jantung dan menurunkan risiko serangan jantung. Tetapi, faktor olahraga bukan satu-satunya alasan seseorang tidak bisa terkena serangan jantung. Ada banyak faktor lainnya yang berkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.
"Contohnya pola makan, merokok, kadar kolesterol, kadar gula darah, tekanan darah, jam tidur atau jumlah waktu istirahat, kadar stres psikologis, dan bahkan sampai faktor genetik," kata dr. Sophia kepada JawaPos.com, Rabu (19/2).
Sehingga, menurut dr. Sophia, sebenarnya yang lebih penting adalah mengetahui risiko kesehatan diri sendiri daripada memerhatikan tingkat olahraga. Tak jarang, seringkali seseorang yang melakukan olahraga berat lupa melakukan cek kesehatan rutin, seperti cek kesehatan jantung tahunan.
"Yang berbahaya bukan olahraganya yang berat, tetapi olahraga yang berat yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki risiko kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau sumbatan di pembuluh darah jantung," paparnya.
"Apabila seseorang tidak memiliki faktor risiko, olahraga dengan intensitas tinggi sekalipun tidak berbahaya," tambahnya.
Saat berolahraga, kata dia, tubuh kita memang bekerja lebih keras karena kontraksi otot, sehingga membutuhkan asupan oksigen yang tinggi. Kebutuhan oksigen yang tinggi ini membuat jantung berdetak lebih kencang dan dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah sesaat.
"Apabila kita sudah ada faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, risiko kenaikan tekanan darah dapat berbahaya. Atau apabila ada sumbatan di pembuluh darah, aliran darah yang sedang deras-derasnya dapat menyebabkan sumbatan lepas dan nyangkut di jantung," katanya.
Gejala serangan jantung bisa sangat mendadak, sulit bernapas karena sakit yang berat, bisa juga diawali dengan sakit di dada kiri yang menjalar ke tangan pelan-pelan. Yang paling penting saat mengenali gejala serangan jantung adalah tidak mengabaikan nyeri yang terjadi atau tidak menyepelekan sulit bernapas, dan rasa pusing yang mungkin dialami.
"Jangan ragu periksa ke dokter apabila ada nyeri dada atau sesak. Dan jangan lupa cek kesehatan setiap tahun," tegas dr. Sophia.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
