
Survivor kanker Caroline Ika Damajanti menjelaskan kanker payudara kepada beberapa mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala akhir tahun lalu.
JawaPos.com – Artis Yana Zein tutup usia karena kanker yang menggerogoti tubuhnya, termasuk kanker payudara. Belajar dari Yana Zein, kaum hawa harusnya lebih sadar lagi atas bahayanya kanker payudara. Apalagi, ada data mengejutkan diungkapkan dokter Spesialis Bedah dan Konsultan Bedah Onkologi dr Sonar Sonny Panigoro Sp.B.Onk.
Menurutnya, kesadaran wanita di tanah air untuk memeriksa payudaranya sejak dini masih rendah. Kasus yang terjadi pada Yana Zein, hanya satu dari sekian banyak wanita yang barangkali terlambat menyadari adanya sel kanker di payudaranya. Rata-rata, kata Sonar, pasien yang datang baru menyadari saat tingkat perkembangan sel kanker sudah stadium lanjut.
“Di mana pun breast cancer, di Indonesia itu paling berbeda, sebanyak 75 persen pasien yang datang itu sudah stadium lanjut,” ungkap Sonar kepada JawaPos.com, Kamis (1/6).
Angka itu berbanding terbalik dengan negara maju. Para pasien di negara maju justru sebanyak 80 persen sudah ke dokter sejak masih gejala awal, atau sejak dini. “Sehingga pengobatan yang dilakukan pun lebih sederhana, dan peluang sembuhnya bisa 90-100 persen,” kata Sonar.
Sonar menilai, semestinya di era modern dan teknologi serba canggih saat ini, sudah tak ada lagi wanita yang tidak melek informasi. Para wanita bisa mendapatkan berbagai informasi dengan mudah.
“Hanya saja, saya menilai, informasi di laman-laman kanker itu tak tercerna dengan baik bahkan kurang pas. Sehingga masyarakat yang sudah mulai sadar tetapi tidak tahu mau cari informasi ke mana,” jelasnya.
Dengan memeriksa sejak dini, kata Sonar, mumpung masih stadium awal, pasien bisa lebih cepat ditangani. Namun sayangnya, banyak pasien di Indonesia merasa takut untuk memulai sejak dini.
“Misalnya kami beri tindakan biopsi, operasi, lalu hasil patalogi anatomi (PA) ketahuan dan lain-lain. Ya memang takut sih normal, tetapi sayangnya banyak yang sudah putar ke mana-mana tidak percaya, malah mencarinya pengobatan alternatif. Saat kembali lagi, malah justru dalam keadaan yang sudah memburuk. Ini kami sesalkan,” tukasnya. (cr1/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022