Ilustrasi Stroke Infark (brgfx/freepik.com)
JawaPos.com - Sekitar 800 hingga 1.200 pasien per tahun diperkirakan membutuhkan tindakan cerebral bypass untuk mencegah stroke. Hal itu diungkap Dokter Ahli Bedah Serebrovaskular RS Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono.
Estimasi ini menegaskan tingginya kebutuhan layanan bedah saraf kompleks di Indonesia, terutama bagi pasien aneurisma kompleks, moyamoya disease, dan beberapa tipe stroke iskemik.
“Berdasarkan estimasi epidemiologis, ada 800 sampai 1.200 pasien per tahun yang berpotensi membutuhkan cerebral bypass, dan jumlah ini menunjukkan betapa pentingnya memperluas kapasitas layanan di berbagai daerah,” ujar dr. Kusdiansah kepada wartawan, Rabu (3/12).
dr. Kusdiansah menjelaskan bahwa cerebral bypass berfungsi menjaga suplai darah ke otak dengan membuat jalur baru saat pembuluh darah utama tersumbat atau menyempit.
“Pada kondisi seperti moyamoya atau penyempitan arteri otak tertentu, bypass membantu mempertahankan aliran darah yang stabil sehingga menurunkan risiko stroke berulang,” ucapnya.
Dengan meningkatnya kapasitas nasional, semakin banyak pasien yang kini bisa mendapatkan layanan tersebut tanpa harus berobat ke luar negeri.
Seiring dengan itu, RS PON baru saja menuntaskan tindakan cerebral bypass ke-100, menjadikannya yang tertinggi di Indonesia dan salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara.
Pencapaian ini diraih dalam waktu kurang dari dua tahun, menandakan meningkatnya kebutuhan dan kesiapan layanan serebrovaskular tingkat lanjut di Tanah Air.
Perolehan ini berbarengan dengan penyelenggaraan Workshop Cerebral Bypass bagi 13 pengampu stroke regional dari berbagai provinsi. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan rumah sakit vertikal dan provinsi dalam menangani kasus bedah saraf kompleks.
Hingga kini, sembilan provinsi telah mampu melakukan prosedur cerebral bypass, hasil dari pendampingan klinis RS PON yang dilakukan secara terstruktur.
Kolaborasi dengan Pusat Bedah Saraf Terkemuka di Jepang
Untuk mempercepat penguatan kompetensi nasional, RS PON menjalin kemitraan strategis dengan Far East Neurosurgical Institute di bawah pimpinan Prof. Rokuya Tanikawa, salah satu ahli cerebral bypass paling berpengalaman di dunia.
Kolaborasi ini mencakup pendampingan kasus sulit, standarisasi protokol, pelatihan lanjutan, hingga riset bersama, yang memperkuat posisi Indonesia dalam layanan serebrovaskular regional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
