
Ilustrasi MSG atau micin. (Freepik)
JawaPos.com - Micin atau MSG (Monosodium Glutamate) adalah bahan penyedap rasa yang memberikan sensasi gurih pada makanan. Micin merupakan garam natrium dari asam glutamat, yaitu salah satu asam amino yang secara alami terdapat dalam berbagai makanan seperti rumput laut dan jamur.
Namun, penggunaan micin sering dikaitkan dengan penurunan daya pikir seseorang. Isu ini menyebabkan kekhawatiran di antara masyarakat karena ragu ketika ingin menggunakan produk tersebut.
Fakta Mengenai Kaitan Micin dan Kemampuan Berpikir
Dikutip dari HelloSehat, micin sebenarnya aman digunakan sebagai bahan tambahan dalam suatu masakan. Pada dasarnya, tubuh manusia memproduksi asam glutamat secara alami dan zat ini juga ditemukan dalam berbagai bahan makanan segar seperti rumput laut dan jamur.
Berbagai penelitian serta penilaian ilmiah telah menunjukkan bahwa micin merupakan penyedap yang aman dan bermanfaat untuk meningkatkan rasa makanan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) bahkan mengklasifikasikan produk ini sebagai bahan “aman digunakan” melalui status GRAS.
Penilaian ini juga sejalan dengan pandangan World Health Organization (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dengan demikian, tidak perlu khawatir berlebihan jika ingin menggunakan micin dalam masakan sehari-hari.
Tips Aman Menggunakan Micin untuk Masakan
Meski micin dikategorikan dalam produk yang aman, tetap diperlukan pengawasan ketika menggunakannya terutama jika untuk dikonsumsi anak kecil. Dikutip dari Alodokter, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin menambahkan micin ke dalam hidangan si buah hati.
Pastikan asupan micin dan garam dalam sebuah menu masakan tidak melebihi batas aman, yaitu kurang dari satu sendok teh per hari. Selain itu, perhatikan juga jenis jajanan atau makanan kemasan yang dikonsumsi anak. Bacalah label dengan seksama dan hindari camilan yang tinggi garam maupun micin.
Penggunaan micin dalam makanan sehari-hari tidak akan membuat anak menjadi kurang cerdas, asalkan tidak dikonsumsi berlebihan. Lagi pula, kecerdasan dan prestasi anak tidak ditentukan dari konsumsi micin, melainkan dipengaruhi oleh banyak hal seperti pola makan, pola asuh, pendidikan, serta lingkungan tempat anak tumbuh. (*)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
