
Ilustrasi asuransi kesehatan. (Moneycontrol)
JawaPos.com - Kebutuhan mendesak peserta asuransi kesehatan saat ini adalah terkait masih banyaknya keluhan soal lambatnya respons rumah sakit dalam menangani pasien.
Penanganan mulai dari pendaftaran hingga setelah pengobatan menjadi masalah peserta asuransi di tengah kondisi mental yang tak baik karena tengah menderita sakit.
Hasil survei terhadap peserta asuransi kesehatan menunjukkan bahwa canggihnya alat kesehatan tak lagi cukup bagi para peserta asuransi kesehatan.
"Medical service itself is not enough anymore. Sehingga dibutuhkanlah yang paling utama, yang dilihat adalah prompt service. Servis yang cepat," ujar Operation Director Asuransi Astra Hendry Yoga di Jakarta pada Rabu (12/11).
Hendry menegaskan, pelayanan yang cepat dan baik dari rumah sakit terhadap pasienmerupakan hal urgent. Karena para pasien sejak sebelum datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan membutuhkan penanganan secepatnya.
"Kebayang kan orang datang dalam kondisi sakit, datang ke rumah sakit, tapi di rumah sakitnya lama. Jadi bukannya tambah sembuh, malah tambah sakit," ungkapnya. "Jadi prompt service tiba-tiba menjadi kunci utama," imbuh Hendry.
Di dunia asuransi kesehatan sendiri, ia menjelaskan ada beberapa stakeholder yang mesti berperan dalam mengatasi masalah lambatnya penanganan di rumah sakit.
Pihak asuransi tak dapat langsung menangani masalah peserta, karena itu merupakan masalah rumah sakit.
Dengan begitu, digitalisasi pelayanan dianggap menjadi jawaban agar kecepatan pelayanan terhadap pasien anggota asuransi dapat tercapai.
Untuk itu, Asuransi Astra melalui Garda Medika kini meluncurkan layanan Express Discharge. Layanan ini bisa mempersingkat waktu yang dihabiskan peserta asuransi ketika berobat ke rumah sakit.
Sehingga peserta asuransi bisa lebih fokus untuk berobat tanpa perlu khawatir soal pengurusan klaim asuransinya.
Menurut Hendry, layanan itu membuat manajemen rumah sakit dapat lebih mudah berkomunikasi dengan pihak asuransi untuk mengeklaim asuransi peserta melalui aplikasi, tanpa perlu melakukan sambungan telepon.
"Tinggal masuk ke aplikasi itu, semua data bisa diinput di situ dan portofolio didapat instan di situ," ucap Hendry.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
