Ilustrasi cara menjaga otak tetap tajam di usia 70 tahun (freepik)
Seiring bertambahnya umur, tubuh memang berubah, namun bukan berarti daya ingat dan kemampuan berpikir harus ikut menurun.
Faktanya, berbagai penelitian modern menunjukkan bahwa fungsi otak dapat tetap tajam hingga usia 70 tahun ke atas asal dijaga dengan cara yang tepat.
Sejumlah riset neurosains mengungkap bahwa otak manusia memiliki kemampuan luar biasa yang disebut neuroplastisitas, yaitu kemampuan membentuk koneksi baru bahkan di usia lanjut.
Artinya, kemampuan berpikir bisa tetap kuat bila otak terus dilatih dan dirawat.
Dilansir dari laman Geediting, Minggu (26/10), berikut adalah tujuh cara ilmiah yang terbukti membantu menjaga ketajaman otak hingga usia lanjut.
Otak menyukai hal-hal baru. Aktivitas belajar yang menantang dapat memperkuat koneksi saraf dan meningkatkan daya ingat. Tak harus kembali ke bangku kuliah, cukup dengan mencoba hal baru seperti belajar bahasa asing, memainkan alat musik, atau melukis.
Penelitian di University of Texas pada tahun 2021 menemukan bahwa lansia yang melakukan kegiatan menantang seperti desain digital atau fotografi mengalami peningkatan daya ingat signifikan hanya dalam beberapa bulan.
Aktivitas fisik bukan hanya bermanfaat bagi tubuh, tapi juga otak. Olahraga membantu memperlancar aliran darah ke otak dan meningkatkan hormon yang menunjang fungsi kognitif.
Peneliti Harvard menemukan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki ukuran hippocampus—bagian otak yang berperan dalam memori—lebih besar dibanding yang jarang bergerak. Cukup dengan berjalan kaki, yoga, atau menari secara rutin, otak akan tetap aktif dan sehat.
Pola makan sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Diet Mediterania yang kaya akan minyak zaitun, ikan, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah beri terbukti dapat memperlambat penurunan kognitif.
Sebuah studi dalam jurnal Neurology menunjukkan bahwa orang yang mengikuti pola makan MIND memiliki usia otak sekitar 7,5 tahun lebih muda dibanding yang tidak. Maka dari itu, pilih makanan yang benar-benar memberi energi bagi otak, bukan sekadar mengenyangkan.
Tidur bukan kemewahan, melainkan kebutuhan otak. Saat tidur nyenyak, otak membersihkan racun yang menumpuk sepanjang hari—termasuk protein beta-amyloid yang terkait dengan penyakit Alzheimer.
Penelitian dari National Institute on Aging menemukan bahwa kurang tidur dalam beberapa hari saja dapat menurunkan daya ingat dan kemampuan mengambil keputusan. Pastikan tidur 7–8 jam setiap malam agar otak beristirahat optimal.
Berinteraksi dengan orang lain ternyata mampu menjaga otak tetap aktif. Studi jangka panjang dari Harvard menunjukkan bahwa hubungan sosial yang kuat menjadi faktor utama dalam menjaga kebahagiaan dan kesehatan otak di usia tua.
Bersosialisasi melatih kemampuan mendengar, mengingat, dan berempati. Cobalah untuk rutin berbicara dengan teman, ikut komunitas, atau menjadi relawan agar otak tetap terstimulasi.
Otak tumbuh melalui tantangan. Salah satu cara menjaganya tetap tajam adalah dengan berani berpikir kritis dan terbuka terhadap pandangan baru.
Riset dari Yale University tahun 2019 menyebut bahwa orang dengan intellectual humility—yakni kerendahan hati untuk menerima sudut pandang lain—memiliki daya ingat dan penalaran yang lebih baik. Jadi, biasakan membaca hal yang berbeda dari keyakinan pribadi agar otak terus berkembang.
Stres kronis dapat memperlambat fungsi otak dan mengurangi kemampuan fokus. Saat tubuh memproduksi terlalu banyak kortisol, bagian otak yang berfungsi untuk belajar dan mengingat akan melemah.
Namun kabar baiknya, stres bisa dikendalikan melalui meditasi, pernapasan dalam, atau sekadar meluangkan waktu untuk refleksi diri. Hanya dengan lima menit meditasi setiap hari, otak dapat lebih fokus, tenang, dan produktif.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
