
Seorang wanita yang cemas akan kejadian buruk (dok. freepik)
JawaPos.com - Pernah tiba-tiba merasa seolah sesuatu yang buruk akan segera menimpa, meski tidak ada tanda bahaya di sekitar? Dilansir dari Medical News Today, perasaan ini dikenal sebagai feeling of impending doom atau rasa seakan petaka akan datang. Pada sebagian orang, ini sekadar ungkapan. Namun, dalam banyak kasus, perasaan ini bisa menjadi sinyal gangguan mental maupun kondisi medis serius yang tidak boleh diabaikan.
Perasaan seolah bencana mendekat adalah sensasi intens seakan terjadi petaka besar atau ancaman jiwa. Sensasi ini kerap hadir tiba-tiba, menimbulkan ketakutan kuat yang sulit dijelaskan.Beberapa orang merasakannya sebagai firasat buruk yang mendalam, seperti jantung berdegup kencang dan tubuh menjadi tegang tanpa alasan jelas.
Pada situasi tertentu, firasat ini dapat muncul bahkan sebelum gejala fisik dari penyakit tertentu terlihat, membuat orang yang mengalaminya semakin panik. Perasaan seperti ini dapat berlangsung singkat, tetapi pada beberapa kasus, rasa cemasnya menetap selama berjam-jam hingga mengganggu aktivitas harian.
Penyebab Medis yang Mendasari
Rasa cemas mendalam kadang merupakan tanda awal kondisi medis serius. Sebelum serangan jantung, misalnya, seseorang bisa merasakan firasat buruk disertai dada sesak atau nyeri ringan. Gumpalan darah yang menyumbat arteri paru atau pulmonary embolism juga dapat memunculkan rasa takut seolah nyawa terancam, bahkan sebelum gejala klasik seperti sesak napas dan nyeri dada muncul.
Anafilaksis, reaksi alergi berat yang berpotensi mengancam jiwa, sering disertai rasa cemas ekstrem dan firasat malapetaka. Beberapa kasus epilepsi diawali epilepsy aura yang menimbulkan rasa takut mendalam, deja vu, atau sensasi aneh lainnya sebelum kejang terjadi.
Kondisi langka seperti pheochromocytoma (di kelenjar adrenal) dapat menimbulkan palpitasi, keringat berlebih, dan rasa cemas hebat sebagai gejala awal.
Faktor Kesehatan Mental dan Pemicu Lain
Selain medis, gangguan mental juga menjadi pemicu kuat. Gangguan panik, gangguan kecemasan menyeluruh (GAD), gangguan bipolar, depresi, PTSD, dan OCD sering memunculkan rasa takut tak beralasan.
Pada serangan panik, tubuh melepaskan hormon stres berlebihan sehingga jantung berdebar, napas cepat, dan timbul sensasi seolah bahaya besar mendekat.
Stres kronis, kurang tidur, dan trauma masa lalu memperburuk kondisi, membuat otak lebih sensitif terhadap sinyal ancaman meski lingkungan sebenarnya aman. Faktor gaya hidup seperti konsumsi kafein berlebihan atau penggunaan obat tertentu kadang juga memicu rasa cemas hebat mirip impending doom.
Gejala, Penanganan, dan Kapan Harus ke Dokter
Gejala yang menyertai rasa seolah bencana mendekat bervariasi, mulai dari jantung berdebar, sesak napas, keringat dingin, tremor, hingga perasaan terlepas dari diri sendiri (depersonalisasi). Jika rasa cemas mendalam disertai nyeri dada, pusing, atau nyeri menjalar ke lengan dan rahang, segera cari pertolongan medis karena bisa menjadi tanda serangan jantung.
Langkah darurat meliputi memanggil layanan gawat darurat, tetap menemani penderita, dan melakukan kompresi dada bila napas terhenti hingga bantuan tiba. Untuk kasus yang dipicu gangguan mental, konsultasi dengan psikolog atau psikiater sangat dianjurkan agar mendapatkan terapi seperti konseling, CBT, atau pengobatan sesuai kebutuhan.
Berbicara dengan tenaga kesehatan juga membantu mengidentifikasi penyebab dan menenangkan pikiran, terutama bila perasaan ini muncul berulang tanpa pemicu jelas.
Pencegahan dapat dilakukan dengan pola hidup sehat, manajemen stres, tidur cukup, dan menjaga keseimbangan emosi melalui meditasi atau olahraga teratur. (*)

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
