Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 12.45 WIB

Napas Anak Memiliki Bau yang Tidak Sedap? Kenali Gejala Halitosis dan Cara Perawatan yang Tepat

Ilustrasi seorang anak yang hendak melakukan pemeriksaan ke dokter (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Napas tidak sedap atau halitosis adalah kondisi kesehatan mulut di mana napas berbau tidak sedap. Masalah ini bisa dialami anak-anak dan biasanya hanya bersifat sementara. Namun, bila berlangsung lama, halitosis dapat menjadi tanda kebersihan mulut yang kurang terjaga atau adanya gangguan kesehatan tertentu.

Melansir dari Medical News Today, penyebab umum napas tidak sedap pada anak meliputi gigi berlubang, kebiasaan bernapas lewat mulut, hingga infeksi saluran pernapasan seperti sinusitis. Dokter gigi anak dapat membantu menemukan penyebab pastinya dan memberikan saran penanganan yang tepat. Menjaga kebersihan mulut dengan baik adalah langkah utama untuk mencegah halitosis pada anak.

Penyebab Napas Tidak Sedap pada Anak

Ada beragam faktor yang dapat menyebabkan napas tidak sedap pada anak:

1. Refluks Gastroesofagus (GER)

Pada bayi, GER dapat menyebabkan gumoh atau muntah kecil. Kondisi ini umum terjadi pada bayi di bawah satu tahun karena sistem pencernaan yang masih berkembang dan pola makan cair. Seiring bertambahnya usia dan mulai makan makanan padat, gejala biasanya berkurang.

2. Faktor Makanan

Beberapa makanan seperti bawang putih, bawang bombay, ikan, keju, dan daging tinggi protein bisa memicu bau napas tak sedap. Sisa makanan manis atau keras, seperti cokelat atau keripik, dapat tersangkut di gigi dan menumbuhkan bakteri penyebab bau.

3. Kebersihan Mulut yang Buruk

Menyikat gigi dengan cara yang kurang tepat dapat meninggalkan sisa makanan yang menjadi sumber bakteri. Kebersihan mulut yang buruk meningkatkan risiko gigi berlubang, radang gusi, dan napas tidak sedap.

4. Mulut Kering

Air liur berfungsi membersihkan mulut dan menetralkan asam penyebab gigi berlubang. Kekurangan air liur karena dehidrasi, cuaca panas, penggunaan obat tertentu, atau kebiasaan bernapas lewat mulut dapat menyebabkan halitosis dan kerusakan gigi.

5. Bernapas Lewat Mulut

Anak yang bernapas melalui mulut karena hidung tersumbat atau kebiasaan tertentu cenderung mengalami mulut kering. Kondisi ini memicu bau napas tak sedap.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore