Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 05.56 WIB

Kenali 13 Penyebab Nyeri Payudara, dari Fluktuasi Hormon hingga Adanya Risiko Kanker

Ilustrasi nyeri payudara (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi nyeri payudara (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Nyeri payudara atau mastalgia merupakan keluhan umum yang sering dialami wanita, terutama menjelang menstruasi, masa kehamilan, atau ketika mengalami perubahan hormonal tertentu.

Gejala nyeri payudara tidak selalu berkaitan dengan siklus haid sebab ada banyak faktor lain yang dapat memicunya.

Memahami penyebab nyeri payudara sangat penting agar penanganan tepat dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah risiko kesehatan lebih serius pada wanita.

Dilansir dari laman Halodoc dan Mayo Clinic, berikut ini penyebab nyeri payudara yang perlu dikenali agar tidak salah dalam memahami kondisi tubuh.

1. Fluktuasi Hormon

Fluktuasi hormon merupakan penyebab utama nyeri payudara, terutama menjelang menstruasi, kehamilan, menopause, atau pubertas yang memengaruhi sensitivitas jaringan sehingga muncul rasa tidak nyaman.

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron menjelang haid dapat menyebabkan payudara membengkak, terasa nyeri tekan, hingga menimbulkan ketidaknyamanan pada beberapa hari tertentu.

Kehamilan juga sering memunculkan nyeri payudara akibat lonjakan hormon, bahkan kelembutan payudara bisa menjadi tanda awal kehamilan pada trimester pertama.

Meski terasa mengganggu, nyeri payudara akibat fluktuasi hormon biasanya mereda atau hilang setelah siklus menstruasi selesai berlangsung.

2. Perubahan Payudara Fibrokistik

Perubahan fibrokistik pada payudara tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti benjolan, kista, atau tekstur payudara yang terasa lebih padat.

Gejala perubahan fibrokistik meliputi payudara gatal, puting sensitif, serta adanya rasa kencang atau lebih tebal dibanding kondisi normal sebelumnya.

Keluhan biasanya memburuk menjelang menstruasi akibat pengaruh hormon, lalu cenderung mereda setelah wanita memasuki masa menopause.

Meskipun tidak berbahaya, kondisi fibrokistik sering menimbulkan kekhawatiran sehingga pemeriksaan medis tetap dianjurkan untuk memastikan kesehatan payudara.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore