
Ilustrasi seseorang yang mengonsumsi suplemen. (Unsplash)
JawaPos.com – Sebagian orang memiliki rutinitas untuk mengonsumsi suplemen harian di pagi atau malam hari. Bahkan, beberapa vitamin tidak boleh dikonsumsi saat perut kosong.
Namun, tahukah Anda bahwa kombinasi untuk mengonsumsi suplemen dengan makanan dan minuman tertentu dapat menimbulkan risiko kesehatan?
Sangat penting untuk memahami bahwa tidak semua suplemen dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan dan minuman tertentu untuk mencegah efek negatif yang tidak diinginkan. Seperti dilansir dari Best Life, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Kombinasi kopi atau teh dengan suplemen sangat berbahaya untuk tubuh, terlebih jika Anda mengonsumsinya di pagi hari.
Ini dikarenakan kopi dan teh mengandung kafein dan beberapa senyawa lain, seperti tannin dan polifenol, yang dapat mengganggu penyerapan mineral penting, termasuk zat besi, kalsium, dan magnesium.
Masalah lainnya adalah kopi dan teh mampu menyebabkan suplemen dicerna terlalu cepat, sehingga tubuh tidak dapat menyerap nutrisinya.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberi jarak sekitar satu atau dua jam untuk meminum kafein setelah mengonsumsi vitamin.
Produk susu seperti yogurt, krim, keju, dan lainnya juga menjadi makanan yang dilarang dikonsumsi bersamaan dengan suplemen.
Kalsium dalam produk susu dapat mengganggu penyerapan obat-obatan dan mineral tertentu, terutama zat besi dan beberapa jenis antibiotik.
Anda perlu berhati-hati agar tidak berlebihan mengonsumsi beberapa makanan tertentu bila mengonsumsi suplemen vitamin A atau multivitamin.
Menurut Verywell Health, makanan berbasis hewan mulai dari hati sapi, ayam, telur, dan ikan, seperti salmon dan herring, memiliki kandungan yang tinggi vitamin A.
Jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A berbarengan dengan suplemen yang mengandung vitamin A, hal ini bisa menyebabkan toksisitas.
Ini dikarenakan vitamin A bisa larut dalam lemak dan tubuh menyimpan jumlah yang berlebih, terutama di hati. Sehingga, tingkat ini bisa terakumulasi.
Meskipun serat sangat baik untuk kesehatan usus Anda, namun Anda perlu menghindari mengonsumsinya bersamaan dengan suplemen.
Makanan yang tinggi serat, terutama biji-bijian utuh, dapat mengikat mineral seperti zinc, kalsium, dan besi, sehingga mampu mengurangi penyerapan nutrisi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
