
Ilustrasi menggunakan tabir surya (Freepik)
JawaPos.com – Paparan sinar ultraviolet dari matahari dapat meningkatkan risiko kanker kulit jika tidak diimbangi dengan perlindungan yang sesuai.
SPF atau sun protection factor adalah ukuran seberapa efektif tabir surya melindungi kulit dari sinar ultraviolet B.
Menurut Dr. Anna L. Chien, profesor dermatologi di Johns Hopkins University, Baltimore, SPF dihitung dari durasi kulit terlindungi sebelum terbakar.
Mengetahui panduan SPF terbaru membantu memilih perlindungan yang tepat agar kulit tetap sehat dan terhindar dari kerusakan jangka panjang.
Berikut panduan SPF terbaru untuk perlindungan kulit dari sinar matahari dan risiko kanker kulit dilansir dari laman Health Central, Sabtu (7/6):
1. SPF 30 sebagai Batas Minimum
SPF 30 dianggap sebagai perlindungan harian minimum karena mampu memberikan penghalang terhadap sinar UVB hingga 97%. Penelitian menunjukkan efektivitas SPF meningkat hingga SPF 30 sebelum melandai.
Penggunaan SPF lebih tinggi disarankan karena banyak orang tidak mengaplikasikan tabir surya dalam jumlah cukup. Komite Fotobiologi dari sebuah lembaga kanker kulit kini menetapkan SPF 30 sebagai standar minimum produk harian.
2. SPF 50 untuk Aktivitas Luar Ruangan
Aktivitas seperti berenang, berkeringat, atau bermain di bawah matahari membutuhkan SPF lebih tinggi. Tabir surya dengan SPF 50 dapat mempertahankan perlindungan meskipun terjadi gesekan atau paparan air.
Daerah dataran tinggi atau kawasan dekat khatulistiwa memerlukan perlindungan ekstra karena intensitas sinar UV lebih besar. Tabir surya aktif kini diwajibkan mengandung SPF 50 untuk memperoleh rekomendasi dari lembaga terpercaya.
3. Aplikasi Harus Tepat dan Merata
Efektivitas tabir surya sangat bergantung pada cara pengaplikasiannya. Jumlah ideal adalah sekitar dua miligram per sentimeter persegi kulit, atau setara dua sendok makan untuk seluruh tubuh.
Aplikasi ulang setiap 2 jam tetap diperlukan meskipun menggunakan SPF tinggi. Pemakaian tabir surya harus dilakukan merata ke seluruh area kulit yang tidak tertutup pakaian.
4. Perlindungan Tambahan Sangat Penting

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
