Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 13.08 WIB

Apa Saja yang Dapat Diketahui Ahli Kebersihan Gigi dari Mulut dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

Ilustrasi kondisi mulut (Freepik) - Image

Ilustrasi kondisi mulut (Freepik)

JawaPos.com – Kondisi mulut dapat menjadi petunjuk penting terhadap status kesehatan tubuh yang diamati oleh ahli kebersihan gigi.

Ahli kebersihan gigi adalah profesional perawatan mulut yang terlatih dalam mengenali tanda fisik dan biologis di rongga mulut.

Menurut Tajah Ferjuste, ahli kebersihan gigi, pelatihan profesional memungkinkan mereka mengenali indikasi masalah tubuh dari mulut.

Memahami kondisi mulut melalui pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan sejak dini.

Baca Juga: 6 Keterampilan Hidup yang Dibutuhkan untuk Menjadi Mandiri dan Mampu Menghadapi Berbagai Tantangan

Berikut apa saja yang dapat diketahui ahli kebersihan gigi dari mulut dan dampaknya bagi kesehatan tubuh dilansir dari laman Huffpost, Rabu (4/6):

1. Tanda Dehidrasi Terlihat

Mulut kering dan kurangnya air liur sering menandakan dehidrasi. Rongga mulut kering juga dapat mengindikasikan efek samping obat atau kondisi autoimun.

Permukaan lidah yang tampak kasar bisa menjadi sinyal awal kekurangan cairan. Penurunan produksi saliva meningkatkan risiko gigi berlubang.

2. Gusi Cerminkan Kebiasaan Merawat

Gusi berdarah saat dibersihkan menunjukkan pembersihan interdental yang buruk. Gusi merah dan bengkak bisa mengarah pada gingivitis.

Baca Juga: 7 Praktik Kesadaran guna Menumbuhkan Kedamaian Batin dalam Dirimu supaya Menghindari Kecemasan

Bau mulut juga kerap disebabkan oleh plak yang tidak terangkat. Gusi sehat biasanya tampak merah muda dan kencang.

3. Kerusakan Gigi Akibat Menggertakkan

Gigi depan yang aus atau terkelupas menandakan kebiasaan menggertakkan saat tidur. Keausan gigi memperlihatkan tekanan rahang berkepanjangan.

Gigi yang rusak halus dapat menyebabkan nyeri rahang kronis. Pemeriksaan rutin dapat membantu merekomendasikan pelindung gigi malam.

4. Gangguan Tidur Terdeteksi Dini

Tanda seperti lidah berlekuk atau amandel membesar menunjukkan kemungkinan gangguan pernapasan saat tidur. Permukaan gigi aus secara tidak merata bisa menjadi sinyal bruxism.

Pernafasan lewat mulut juga menyebabkan kekeringan jaringan mulut. Evaluasi lebih lanjut oleh tenaga medis disarankan untuk diagnosis tepat.

5. Tanda Perokok Terlihat Jelas

Gusi surut, gigi bernoda, dan bau mulut menandakan penggunaan tembakau. Risiko kanker mulut meningkat pada pengguna rokok atau vape.

Permukaan gigi cenderung lebih mudah terkikis karena perubahan pH mulut. Paparan zat kimia merusak lapisan enamel secara bertahap.

6. Erosi Enamel Akibat Asam Lambung

Permukaan belakang gigi atas yang mengkilap menandakan refluks asam atau bulimia. Enamel tipis meningkatkan sensitivitas gigi.

Makanan dan minuman asam juga mempercepat kerusakan enamel. Deteksi dini dapat mencegah kerusakan gigi lebih lanjut.

7. Pola Makan dan Kebersihan Terpantau

Sisa plak dan noda memberi petunjuk jenis makanan atau minuman yang dikonsumsi. Gula tinggi mempercepat pembentukan karies.

Kopi dan teh menimbulkan pola pewarnaan khas. Pemeriksaan gigi rutin membantu menilai konsistensi kebiasaan kebersihan mulut.

Kondisi mulut memberikan sinyal nyata bagi ahli kebersihan gigi dalam mengamati berbagai indikator kesehatan tubuh yang penting.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore