JawaPos.com - Manggis, si buah tropis berwarna ungu pekat dengan daging putih manis-asam ini bukan hanya menggoda lidah, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan.
Di balik kelezatannya, manggis mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin B2, C, serat, folat, magnesium, kalsium, dan senyawa santon yang menakjubkan.
Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, senyawa santon dalam manggis diketahui bersifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
Tak heran, buah ini kerap dijuluki sebagai “ratu buah tropis” karena manfaatnya yang luar biasa.
Dikonsumsi secara rutin, manggis dapat mendukung berbagai fungsi vital tubuh, mulai dari menjaga daya tahan hingga merawat kesehatan jantung.
Berikut ini adalah sembilan manfaat buah manggis yang sudah dibuktikan lewat berbagai penelitian.
1. Mencegah Risiko Kanker
Buah manggis mengandung senyawa santon yang dikenal sebagai antioksidan kuat serta memiliki sifat antiinflamasi.
Senyawa ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker dan mencegah penyebarannya dalam tubuh.
Studi telah menunjukkan bahwa konsumsi manggis secara teratur dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, prostat, dan usus besar.
Senyawa aktifnya membantu menjaga sel tubuh tetap sehat dan mencegah mutasi genetik.
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kandungan vitamin C dalam buah manggis sangat penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
Vitamin ini membantu memperkuat sel darah putih yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.
Selain itu, antioksidan santon dalam manggis juga bersifat antikuman, yang membantu tubuh mengatasi serangan mikroorganisme berbahaya.
Kombinasi ini menjadikan manggis sebagai pelindung alami tubuh dari berbagai penyakit umum.
3. Mengendalikan Kadar Gula Darah
Manggis juga terbukti dapat membantu mengontrol kadar gula darah, terutama bagi penderita pradiabetes atau diabetes tipe 2.
Kandungan serat dan santon bekerja sama dalam memperlambat penyerapan glukosa di usus.
Penelitian pada tahun 2018 menunjukkan bahwa wanita obesitas yang mengonsumsi suplemen ekstrak manggis mengalami penurunan resistensi insulin.
Ini artinya, manggis tidak hanya menyehatkan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari terapi pendukung diabetes.
4. Menurunkan Berat Badan
Banyak orang menggunakan manggis sebagai salah satu buah penunjang diet sehat.
Kandungan antiinflamasi dalam manggis membantu memperbaiki metabolisme lemak, sehingga mempercepat pembakaran kalori.
Serat yang tinggi dalam manggis juga membuat Anda kenyang lebih lama, mencegah makan berlebihan.
Tentunya, hasil terbaik akan diperoleh jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan olahraga rutin.
5. Memiliki Efek Antiinflamasi
Selain antioksidan, manggis juga berfungsi sebagai antiinflamasi alami berkat kandungan seratnya yang tinggi.
Serat membantu mengurangi reaksi peradangan dalam tubuh, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.
Penelitian pada hewan di Brazil pada 2017 membuktikan bahwa diet tinggi serat dari manggis dapat menekan respons inflamasi.
Ini menjadikannya sebagai makanan fungsional dalam menjaga sistem imun tetap tenang dan terkendali.
6. Menjaga Kesehatan Kulit
Paparan sinar UV adalah musuh utama kulit, dan manggis hadir sebagai pelindung alami.
Sebuah studi di Korea tahun 2017 mengungkapkan bahwa ekstrak manggis mampu melindungi kulit dari efek buruk sinar UVB.
Tak hanya itu, manggis juga membantu meningkatkan elastisitas kulit serta mencegah penuaan dini berkat kandungan antioksidannya.
Kulit jadi lebih cerah, sehat, dan terlindungi dari kerusakan lingkungan.
7. Mencegah Penyakit Jantung
Buah manggis mengandung berbagai mineral penting seperti tembaga, kalium, mangan, dan magnesium yang berperan menjaga kesehatan jantung.
Mineral ini membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga irama jantung tetap stabil.
Selain itu, ekstrak manggis juga diketahui mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sambil meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Kombinasi ini sangat efektif dalam mencegah penyakit jantung koroner.
8. Meredakan Radang Sendi
Kandungan santon dalam manggis berfungsi sebagai agen antiradang yang membantu mengurangi nyeri sendi.
Ini sangat bermanfaat bagi penderita artritis atau kondisi inflamasi lainnya.
Penelitian dari tahun 2019 menunjukkan bahwa santon juga melindungi jaringan sendi dan organ dari kerusakan akibat peradangan.
Ditambah vitamin C, manggis mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi bengkak di sendi.
9. Memelihara Kesehatan Pencernaan
Serat tinggi dalam manggis menjadikannya sahabat bagi sistem pencernaan Anda.
Serat membantu memperlancar buang air besar, menjaga bakteri baik di usus, dan mencegah sembelit.
The Institute of Medicine merekomendasikan konsumsi serat harian antara 19–38 gram, dan manggis bisa menjadi salah satu sumber alaminya. Kombinasikan dengan sayuran dan buah lain untuk hasil terbaik.
Manggis bukan hanya buah lezat, tetapi juga menyimpan manfaat besar bagi kesehatan, mulai dari memperkuat imunitas hingga menjaga jantung dan kulit.
Tak heran, buah ini layak masuk dalam daftar superfood tropis yang patut dikonsumsi rutin.
Meski begitu, penting untuk tetap menjaga gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Mengonsumsi manggis secara teratur akan lebih bermanfaat bila didukung dengan pola makan seimbang, olahraga, serta manajemen stres yang baik.