Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 05.14 WIB

Sering Makan Berlebih Saat Stres? Psikologi Jelaskan Tujuh Alasannya

Ilustrasi orang yang sedang makan. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sedang makan. (Freepik)

JawaPos.com - Makan berlebihan saat stres adalah kondisi yang sering terjadi. Banyak orang mencari makanan sebagai pelipur beratnya beban di kepala.

Namun, mengapa kita cenderung makan lebih banyak saat tingkat stres meningkat?

Ternyata, ada alasan psikologi di baliknya. Faktanya, orang yang terbiasa makan banyak saat stres menunjukkan ciri yang jelas. 

Maka dari itu, melansir informasi dari Geediting, mari simak alasan jelas mengapa orang makan berlebih saat stres meningkat!

  1. Hubungan emosi dengan makanan

Orang yang makan karena stres seringkali memiliki ikatan emosional yang kuat dengan makanan.

Bagi meerka, makanan menjadi sumber kenyamanan dalam mengatasi perasaan berat seperti stres. 

Saat menghadapi situasi sulit atau tingkat stres tinggi, respons alami mereka adalah mencari ketenangan dalam makanan. 

  1. Menggunakan makanan sebagai pengalih perhatian

Saat tingkat stres melonjak, banyak orang tanpa sadar mengunyah makanan.

Makanan yang dikonsumsi ternyata berfungsi sebagai pengalih perhatian dari tekanan pekerjaan. 

  1. Makanan sebagai hadiah

Setelah menghadapi stres berat ketika bekerja, banyak orang menghadiahi diri mereka dengan makanan manis atau berlemak. 

Perilaku ini menjadi siklus di mana makanan menjadi hadiah untuk setiap pemicu stres yang sudah teratasi. 

  1. Makan tanpa sadar

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore