Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 17.19 WIB

Benarkah Makan Ayam Bisa Picu Kanker? Simak Penjelasan Para Ahli

Ilustrasi porsi ayam berlebihan yang dapat meningkatkan risiko kanker. (Pexels)

JawaPos.com – Studi observasional yang dilakukan di Italia mengungkapkan bahwa mengonsumsi lebih dari 300 gram ayam atau unggas lainnya per minggu dapat meningkatkan risiko kematian dari segala penyebab sebesar 27% dan risiko kanker saluran cerna sebesar 2,3%. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nutrients.

Hasil ini bertentangan dengan pedoman diet sehat seperti diet Mediterania yang memasukkan unggas sebagai sumber protein utama.

Dikutip dari Medical News Today ada Minggu (18/5), Dr. Wael Harb, ahli hematologi dan onkologi medis dari MemorialCare Cancer Institute, mengatakan bahwa studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.

“Temuan ini menarik, tetapi karena ini adalah studi observasional, ini tidak membuktikan kausalitas. Bukti secara umum masih mendukung konsumsi unggas secara moderat sebagai bagian dari pola makan seimbang,” kata Harb kepada Medical News Today (MNT).

Kristin Kirkpatrick, ahli gizi dari Cleveland Clinic, menambahkan bahwa kanker adalah penyakit multifaktorial, sehingga tidak bisa disimpulkan hanya dari satu faktor.

Menurut Harb, cara memasak dapat memengaruhi risiko kanker, “Saat unggas dipanggang, digoreng, atau dimasak dengan suhu tinggi, senyawa seperti HCA dan PAH dapat terbentuk dan dikaitkan dengan risiko kanker”.

Kirkpatrick menambahkan bahwa ayam olahan seperti nugget beku atau ayam goreng tepung dapat memberikan risiko lebih tinggi dibanding dada ayam yang dipanggang.

Studi tersebut tidak merinci jenis unggas yang dikonsumsi, apakah berbentuk olahan seperti daging ayam kemasan atau ayam panggang alami. 

“Kami memerlukan lebih banyak studi yang menilai berbagai jenis unggas dan daging merah untuk benar-benar mengetahui perbedaannya,” ujar Kirkpatrick.

Menurut Harb, pedoman konsumsi saat ini tetap relevan. 

“Berdasarkan informasi yang ada, batas konsumsi 300 gram unggas per minggu masih masuk akal terutama jika ayam tidak berkulit, minim olahan, dan tidak dimasak dengan suhu tinggi,” ujarnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore