Ilustrasi porsi ayam berlebihan yang dapat meningkatkan risiko kanker. (Pexels)
JawaPos.com – Studi observasional yang dilakukan di Italia mengungkapkan bahwa mengonsumsi lebih dari 300 gram ayam atau unggas lainnya per minggu dapat meningkatkan risiko kematian dari segala penyebab sebesar 27% dan risiko kanker saluran cerna sebesar 2,3%. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nutrients.
Hasil ini bertentangan dengan pedoman diet sehat seperti diet Mediterania yang memasukkan unggas sebagai sumber protein utama.
Dikutip dari Medical News Today ada Minggu (18/5), Dr. Wael Harb, ahli hematologi dan onkologi medis dari MemorialCare Cancer Institute, mengatakan bahwa studi ini bersifat observasional dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.
Baca Juga: Stefano Cugurra Membelot dari Persebaya Surabaya ke PSIM Yogyakarta? Ini Fakta Sebenarnya!
“Temuan ini menarik, tetapi karena ini adalah studi observasional, ini tidak membuktikan kausalitas. Bukti secara umum masih mendukung konsumsi unggas secara moderat sebagai bagian dari pola makan seimbang,” kata Harb kepada Medical News Today (MNT).
Kristin Kirkpatrick, ahli gizi dari Cleveland Clinic, menambahkan bahwa kanker adalah penyakit multifaktorial, sehingga tidak bisa disimpulkan hanya dari satu faktor.
Menurut Harb, cara memasak dapat memengaruhi risiko kanker, “Saat unggas dipanggang, digoreng, atau dimasak dengan suhu tinggi, senyawa seperti HCA dan PAH dapat terbentuk dan dikaitkan dengan risiko kanker”.
Kirkpatrick menambahkan bahwa ayam olahan seperti nugget beku atau ayam goreng tepung dapat memberikan risiko lebih tinggi dibanding dada ayam yang dipanggang.
Studi tersebut tidak merinci jenis unggas yang dikonsumsi, apakah berbentuk olahan seperti daging ayam kemasan atau ayam panggang alami.
“Kami memerlukan lebih banyak studi yang menilai berbagai jenis unggas dan daging merah untuk benar-benar mengetahui perbedaannya,” ujar Kirkpatrick.
Menurut Harb, pedoman konsumsi saat ini tetap relevan.
“Berdasarkan informasi yang ada, batas konsumsi 300 gram unggas per minggu masih masuk akal terutama jika ayam tidak berkulit, minim olahan, dan tidak dimasak dengan suhu tinggi,” ujarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
