
Stefano Cugurra. (Instagram Stefano Cugurra)
JawaPos.com–Kabar mengejutkan datang dari bursa pelatih Liga 1 Indonesia 2025/2026. Nama Stefano Cugurra alias Teco disebut-sebut batal melatih Persebaya Surabaya dan justru merapat ke PSIM Jogjakarta.
Teco sebelumnya santer dikabarkan bakal menangani Persebaya Surabaya usai hengkang dari Bali United. Bahkan rumor menyebutkan, dia akan membawa serta anak emasnya di Bali United Irfan Jaya ke klub asal Kota Pahlawan itu.
Namun belakangan, isu panas berhembus Teco justru akan membelot dan melabuhkan karirnya ke klub Jogjakarta. Nama PSIM Jogjakarta mendadak mencuat sebagai tujuan baru sang pelatih asal Brasil itu.
Kabar ini pertama kali mencuat dari akun Instagram @rumorbola yang kerap membahas isu seputar sepak bola Indonesia. Dalam unggahan pada Senin (19/5), disebutkan Teco akan menjadi juru taktik PSIM untuk musim depan.
"Mengaku ada tawaran dari klub Thailand dan Vietnam, Teco berpotensi jadi pelatih PSIM di Liga 1 2025/2026. Bukan comeback ke Persija, Coach Teco dikabarkan akan menjadi juru taktik PSIM Jogjakarta musim depan," tulis akun tersebut.
Jika rumor ini benar, Teco dipastikan batal menukangi Persebaya Surabaya meski sempat disebut akan kembali ke klub lamanya itu. Padahal, sejumlah pendukung Persebaya Surabaya sempat optimistis Teco akan menjadi sosok penting dalam kebangkitan Green Force.
Teco memang bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Dia memiliki rekam jejak impresif dengan segudang prestasi bersama klub-klub besar Tanah Air.
Saat menangani Persija Jakarta, Teco berhasil mempersembahkan gelar juara Liga 1 Indonesia 2017/2018. Setelah itu, dia melanjutkan kiprahnya bersama Bali United dan sukses membawa klub tersebut menjadi juara back to back pada musim 2019 dan 2021/2022.
Pengalaman panjang dan prestasi mentereng itu membuat Teco masih jadi incaran banyak klub Liga 1. Tak mengherankan jika namanya terus dikaitkan dengan berbagai tim besar di Indonesia.
PSIM Jogjakarta yang disebut-sebut bakal dilatih Teco juga tengah bersiap menghadapi musim kompetisi 2025/2026 dengan target tinggi. Dengan status tim promosi, PSIM membutuhkan sosok pelatih berpengalaman agar mampu bersaing di kasta tertinggi.
Kehadiran Teco akan menjadi dorongan besar bagi PSIM jika benar-benar terwujud. Apalagi pelatih berusia 50 tahun itu sudah resmi meninggalkan Bali United dan bebas bergabung dengan klub mana pun.
Meski rumor ini semakin kencang, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari PSIM Jogjakarta. Pihak manajemen belum memberikan klarifikasi apapun terkait kemungkinan mendatangkan Teco sebagai pelatih kepala.
Begitu juga dari kubu Teco yang belum buka suara soal masa depannya di musim depan. Dia memilih bungkam dan belum mengonfirmasi terkait ketertarikan PSIM maupun Persebaya Surabaya.
Sebelumnya, selain Persebaya Surabaya dan PSIM, nama Persija Jakarta juga sempat masuk dalam bursa transfer klub yang mengincar tanda tangan Teco. Namun rumor itu perlahan meredup seiring waktu berjalan.
Situasi ini membuat masa depan Teco masih menjadi teka-teki hingga saat ini. Meski begitu, peluang PSIM untuk mendapatkan tanda tangan sang pelatih disebut sangat terbuka.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
