
Ilustrasi salah satu rutinitas harian yang tampak sepele, tapi bisa merusak fungsi otak tanpa disadari, menurut penelitian. (freepik)
JawaPos.com - Otak adalah pusat kendali tubuh yang berperan dalam segala aspek kehidupan, mulai dari berpikir, mengingat, hingga mengendalikan emosi.
Namun, tanpa disadari, ada berbagai kebiasaan sehari-hari yang perlahan dapat merusak fungsi otak dan mengganggu kinerjanya.
Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi seiring waktu, kebiasaan-kebiasaan ini bisa menyebabkan penurunan daya ingat, sulit berkonsentrasi, bahkan meningkatkan risiko gangguan neurologis.
Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahayanya karena kebiasaan tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitas harian.
Dilansir dari laman Your Tango pada Kamis (6/3), berikut merupakan 11 rutinitas harian yang tampak sepele, tapi bisa merusak fungsi otak tanpa disadari, menurut penelitian.
1. Mengonsumsi Terlalu Banyak Kafein
Kafein memang dapat meningkatkan energi dan konsentrasi dalam jangka pendek, tetapi konsumsi yang berlebihan justru bisa mengganggu keseimbangan tubuh.
Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, kecemasan berlebih, gangguan tidur, serta memengaruhi sistem saraf pusat.
Jika seseorang terbiasa mengandalkan kafein untuk tetap terjaga, otak bisa menjadi lebih rentan terhadap stres dan kelelahan mental.
Batas konsumsi kafein yang disarankan adalah sekitar 400 mg per hari, atau setara dengan 2–3 cangkir kopi.
Jika sering merasa cemas atau sulit tidur, ada baiknya untuk mengurangi asupan kafein dan menggantinya dengan minuman yang lebih menyehatkan seperti teh herbal atau air putih.
2. Langsung Memeriksa Ponsel di Pagi Hari
Banyak orang memiliki kebiasaan langsung mengecek ponsel begitu bangun tidur, baik untuk melihat notifikasi, membaca berita, atau membuka media sosial.
Namun, kebiasaan ini bisa membuat otak langsung terbebani dengan informasi sejak pagi, sehingga meningkatkan risiko kecemasan dan stres.
Selain itu, paparan cahaya biru dari layar ponsel juga dapat mengganggu produksi melatonin, yang bisa membuat tubuh sulit beradaptasi dengan ritme alami bangun dan tidur.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
