Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 21.33 WIB

11 Rutinitas Harian yang Tampak Sepele, tapi Bisa Merusak Fungsi Otak Tanpa Disadari, Menurut Penelitian

Ilustrasi salah satu rutinitas harian yang tampak sepele, tapi bisa merusak fungsi otak tanpa disadari, menurut penelitian. (freepik) - Image

Ilustrasi salah satu rutinitas harian yang tampak sepele, tapi bisa merusak fungsi otak tanpa disadari, menurut penelitian. (freepik)

JawaPos.com - Otak adalah pusat kendali tubuh yang berperan dalam segala aspek kehidupan, mulai dari berpikir, mengingat, hingga mengendalikan emosi.

Namun, tanpa disadari, ada berbagai kebiasaan sehari-hari yang perlahan dapat merusak fungsi otak dan mengganggu kinerjanya.

Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi seiring waktu, kebiasaan-kebiasaan ini bisa menyebabkan penurunan daya ingat, sulit berkonsentrasi, bahkan meningkatkan risiko gangguan neurologis.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahayanya karena kebiasaan tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitas harian.

Dilansir dari laman Your Tango pada Kamis (6/3), berikut merupakan 11 rutinitas harian yang tampak sepele, tapi bisa merusak fungsi otak tanpa disadari, menurut penelitian.

1. Mengonsumsi Terlalu Banyak Kafein

Kafein memang dapat meningkatkan energi dan konsentrasi dalam jangka pendek, tetapi konsumsi yang berlebihan justru bisa mengganggu keseimbangan tubuh.

Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, kecemasan berlebih, gangguan tidur, serta memengaruhi sistem saraf pusat.

Jika seseorang terbiasa mengandalkan kafein untuk tetap terjaga, otak bisa menjadi lebih rentan terhadap stres dan kelelahan mental.

Batas konsumsi kafein yang disarankan adalah sekitar 400 mg per hari, atau setara dengan 2–3 cangkir kopi.

Jika sering merasa cemas atau sulit tidur, ada baiknya untuk mengurangi asupan kafein dan menggantinya dengan minuman yang lebih menyehatkan seperti teh herbal atau air putih.

2. Langsung Memeriksa Ponsel di Pagi Hari

Banyak orang memiliki kebiasaan langsung mengecek ponsel begitu bangun tidur, baik untuk melihat notifikasi, membaca berita, atau membuka media sosial.

Namun, kebiasaan ini bisa membuat otak langsung terbebani dengan informasi sejak pagi, sehingga meningkatkan risiko kecemasan dan stres.

Selain itu, paparan cahaya biru dari layar ponsel juga dapat mengganggu produksi melatonin, yang bisa membuat tubuh sulit beradaptasi dengan ritme alami bangun dan tidur.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore