
Ilustrasi tempe, yang punya banyak manfaat dahsyat untuk kesehatan dan bukan hanya sekadar lauk biasa. (freepik/ endriq007)
JawaPos.com - Tempe sering kali dianggap sebagai lauk biasa dan sederhana yang mudah didapat dan murah harganya.
Namun, siapa sangka di balik tampilannya yang biasa dan sederhana, tempe menyimpan segudang manfaat luar biasa bagi kesehatan?
Sebagai makanan hasil fermentasi kedelai, tempe kaya akan nutrisi penting yang bisa memberikan efek positif bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin.
Tidak hanya dikenal sebagai sumber protein yang baik, tempe juga memiliki kandungan istimewa yang jarang diketahui banyak orang.
Tak heran jika makanan ini semakin mendapat perhatian di dunia kesehatan dan mulai diakui sebagai salah satu makanan sehat khas Indonesia.
Dilansir dari laman Healthline pada Senin (24/2), berikut merupakan 5 manfaat dahsyat tempe untuk kesehatan yang bukan hanya sekadar lauk biasa.
1. Meningkatkan Kesehatan Usus
Tempe adalah makanan hasil fermentasi, yang berarti dibuat melalui proses alami di mana bakteri dan ragi memecah zat-zat dalam kedelai.
Proses ini membantu menghancurkan asam fitat yang ada dalam kedelai sehingga nutrisi lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.
Karena melalui fermentasi, tempe juga mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Bakteri baik ini dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang merupakan kumpulan bakteri dalam saluran pencernaan yang berperan penting dalam kesehatan tubuh.
Selain itu, tempe juga kaya akan prebiotik, yaitu jenis serat yang menjadi makanan bagi bakteri baik di dalam usus. Dengan mengonsumsi tempe secara rutin, kesehatan usus dapat lebih terjaga karena pertumbuhan bakteri baik meningkat.
Beberapa penelitian juga menemukan bahwa konsumsi makanan kaya prebiotik dapat membantu memperlancar buang air besar, mengurangi peradangan dalam tubuh, dan bahkan meningkatkan daya ingat.
2. Bisa Menurunkan Kolesterol
Tempe berasal dari kedelai, yang mengandung senyawa alami bernama isoflavon. Senyawa ini telah terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa isoflavon kedelai dapat secara signifikan mengurangi kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
