Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2025 | 05.52 WIB

5 Kebiasaan Hidup Sehat yang Bisa Bikin Umur Panjang, Bukan Cuma Olahraga dan Makan Teratur

 

ILUSTRASI: Hidup sehat di usia tua.

JawaPos.com – Menjalani hidup dengan tubuh yang sehat dan bugar bukanlah mimpi belaka jika mulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik dalam keseharian. Dari kebiasaan baik dengan menjalani hidup sehat, diharapkan tubuh dan pikiran yang bugar pun akan membawa Anda pada umur panjang.

Ketika bicara soal umur panjang, kini tidak hanya berkaitan dengan menambah tahun dalam hidup. Tetapi juga tentang menjaga agar tetap bersemangat dan aktif.

Menurut Dr. Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead, Asia Pacific, Herbalife, pencarian akan umur panjang bisa didapatkan dengan pendekatan holistic. Mulailah dengan mengadopsi langkah-langkah yang mudah dan praktis yang akan memulai perjalanan kesehatan. Setidaknya, ada lima langkah sederhan yang bisa mendukung umur panjang.

Tingkatkan Langkah Anda Setiap Hari

Studi menunjukkan bahwa olahraga ringan, seperti berjalan selama sepuluh menit setelah makan, dapat membantu pencernaan dan menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, berjalan setelah makan menjadi senjata rahasia untuk meningkatkan metabolisme dan manajemen berat badan secara keseluruhan.

Berjalan cepat secara teratur dikombinasikan dengan pola makan sehat sangat efektif untuk penurunan berat badan ketika total pengeluaran energi melebihi asupan kalori. Berjalan juga membantu mengurangi lemak visceral, yang dikenal sebagai lemak perut atau abdominal, yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Faktanya, penelitian terbaru yang diterbitkan oleh Journal of American College of Cardiology menemukan bahwa berjalan 2.600 – 8.800 langkah per hari dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah (kematian semua penyebab). 

Kekuatan Latihan Resistensi

Studi yang diterbitkan di National Library of Medicine, menekankan pentingnya latihan resistensi untuk kesehatan fisik secara keseluruhan dan bagaimana mempertahankan dan membangun otot ramping adalah kunci untuk umur panjang dan metabolisme yang berfungsi.

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita mulai kehilangan massa otot. Efek ini tidak hanya mengurangi kekuatan, tetapi juga mulai mengurangi kepadatan tulang, karena otot adalah struktur pendukung bagi tulang.

Dengan menambahkan latihan resistensi dan massa otot ramping yang dihasilkan, kita tidak hanya mendukung tulang, tetapi juga membakar lebih banyak kalori saat istirahat karena otot membakar lebih banyak daripada lemak—kunci lain untuk metabolisme yang kuat.

Seseorang dapat menerapkan latihan resistensi ke dalam rutinitas harian mereka dengan cara sederhana seperti melakukan push-up, dimulai dengan push-up dinding, dan kemudian beralih ke lantai seiring meningkatnya kekuatan mereka.

Studi menunjukkan bahwa latihan resistensi dan promosi sintesis protein otot adalah prediktor yang sangat baik untuk umur panjang. Peneliti telah menemukan bahwa ini dapat melawan perubahan fisiologis terkait usia yang umum seperti penurunan kekuatan dan massa otot, meningkatkan kepadatan tulang, serta mengurangi lemak tubuh, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mempromosikan fungsi kognitif.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore