Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Oktober 2024 | 23.26 WIB

Sering Merasa Pegal-pegal Tanda Penyakit Apa? Ini 6 Daftar Kemungkinannya

Ilustrasi pegal linu setelah mudik. (Sumber: freepik/user18526052).

JawaPos.com - Saat Anda merasa pegal pada bagian tubuh tertentu itu bisa jadi karena beban yang terlalu berat diempu bagian tubuh tersebut. 

Namun, bila rasa pegal itu sering Anda rasakan bahkan saat tak merasa mengangkat beban tertentu, itu bisa menjadi pertanda ada penyakit.
 
Dikutip dari webmd, Rabu (23/10) ini 6 gejala penyakit yang bisa jadi Anda derita jika sering merasa pegal-pegal:
 
 
1. Hipotiroidisme
 
Penyakit ini terjadi ketika kelenjar tiroid Anda tidak memproduksi cukup hormon-hormon penting tertentu. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri otot dan sendi, serta pembengkakan dan nyeri tekan. 
 
Kondisi ini dapat membuat Anda lelah dan menyebabkan masalah ingatan, rambut menipis, kulit kering, kolesterol tinggi, detak jantung melambat, dan masalah lainnya. 
 
2. Flu atau Infeksi Lainnya
 
Saat virus flu menyerang, virus tersebut menyebabkan demam dan hidung tersumbat. Hal itu juga dapat membuat otot-otot Anda terasa nyeri, terutama di punggung, kaki, dan lengan. 
 
Biasanya kondisi ini akan membaik dengan sendirinya dalam waktu seminggu atau lebih, tetapi hubungi dokter jika tidak membaik. 
 
 
3. Masalah Aliran Darah
 
Jika Anda merasakan nyeri di lengan, kaki, atau keduanya, otot Anda mungkin tidak mendapatkan cukup darah, penyakit ini disebut klaudikasio. 
 
Awalnya, Anda mungkin hanya merasakannya saat berolahraga, tetapi lama-kelamaan, Anda mungkin merasakannya saat duduk atau berjalan. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi yang disebut arteriosklerosis, yaitu penyumbatan pada saluran yang membawa darah ke otot.
 
 
4. Penyakit Lupus
 
Ini adalah jenis penyakit autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh Anda biasanya membantu melindungi tubuh Anda, justru jadi menyerang jaringan dan organ tubuh Anda. 
 
Ketika lupus menyerang sendi atau otot Anda, hal itu dapat membuatnya kaku dan dapat terasa sakit saat digerakkan. Tidak ada obatnya, tetapi pengobatan dan latihan tertentu dapat membantu mengendalikan gejala Anda. 
 
 
5. Artritis reumatoid
 
Ini juga merupakan penyakit autoimun yang terutama menyerang sendi dan dapat menyebabkan pengeroposan tulang. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri dan peradangan di seluruh tubuh dan sendi dapat membengkak menjadi bentuk yang aneh. 
 
Obat-obatan dan terapi fisik dapat membantu mengatasi gejala, tetapi tidak ada obatnya. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaiki sendi yang terkena.
 
6. Dermatomiositis
 
Penyakit autoimun lainnya ini membuat otot dan sendi terasa nyeri dan menyebabkan ruam merah atau ungu yang menyakitkan dan gatal pada kelopak mata. 
 
Penyakit ini juga menimbulkan bintik-bintik pada buku jari, siku, lutut, dan jari kaki, dapat mengeringkan kulit, menipiskan rambut, dan menyebabkan kulit bengkak dan teriritasi di sekitar kuku. 
 
Penyakit ini dapat dipicu oleh infeksi, obat-obatan, atau kanker. Tidak ada obatnya, tetapi dokter dapat membantu Anda mengelola gejala dengan obat-obatan dan terapi fisik.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore