Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 September 2024 | 13.50 WIB

Jerawatan hingga Mudah Marah, Waspadai Beberapa Tanda jika Kamu Mengonsumsi Gula Terlalu Banyak

Ilustrasi bahaya konsumsi gula berlebih. (Freepik) - Image

Ilustrasi bahaya konsumsi gula berlebih. (Freepik)

JawaPos.com – Gula merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Juga merupakan karbohidrat sederhana yang dipecah menjadi glukosa untuk dialirkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Gula bisa didapatkan dari berbagai sumber, baik dari makanan maupun minuman yang secara alami mengandung gula, atau bahkan makanan dan minuman yang ditambahkan gula.

Namun, konsumsi gula perlu dibatasi agar tidak berlebihan tapi juga tidak kekurangan. Asupan gula yang dibutuhkan untuk mencapai kesehatan tubuh adalah 10 persen dari kebutuhan kalori harian, yakni 50 gram per hari atau setara dengan empat sendok makan.

Jika terlalu banyak asupan gula, tubuh akan mencari cara lain untuk menyimpannya dan yang paling mudah adalah mengubahnya menjadi lemak. Karena sel lemak kita bisa menyimpan energi dalam jumlah tak terbatas, dan jika ini terjadi maka gula akan membuat lemak jadi menumpuk, sehingga menyebabkan perut buncit, obesitas, hingga yang paling parah adalah serangan jantung.

Mungkin, sebagian besar gula yang kita konsumsi adalah tidak sengaja. Gula tersembunyi dalam kue, jus, hingga banyak makanan olahan yang bahkan sulit dikenali dalam daftar bahan yang digunakannya.

Sulit untuk menyadari bahwa gula yang kita konsumsi tidak terkendali, namun ada beberapa tandanya pada tubuh. Sebagaimana dilansir dari laman Vogue, seorang spesialis nutrisi Dr. Lela Ahlemann membeberkan tanda-tanda peringatannya yang menunjukan jika kita telah mengkonsumsi terlalu banyak gula.

1. Berat badan naik dan rasa lapar terus menerus

Bukan rahasia lagi jika gula mengandung banyak kalori. Namun, ada alasan lain mengapa gula dapat membuat berat badan bertambah dengan cepat. Seperti saat mengkonsumsi terlalu banyak gula, kita akan terus-menerus merasa lapar.

Alasannya, karena gula meningkatkan kadar glukosa darah dalam jangka pendek, tapi tidak memiliki efek mengenyangkan yang bertahan lama karena kurangnya serat. Rasa lapar serta makan terus-menerus yang pada akhirnya menyebabkan penambahan berat badan, hal ini bisa kita sadari sebagai tanda jika terlalu banyak asupan gula.

2. Jerawat

Jerawat merupakan permasalahan kulit yang sering mengganggu penampilan, terutama jika muncul di area wajah. Umumnya timbul karena terdapat sebum atau minyak berlebih pada kulit.

Saat kita mengonsumsi gula, tidak hanya kadar insulin yang meningkat tetapi juga hormon dalam darah yang disebut faktor pertumbuhan mirip insulin 1 atau disingkat IGF-1 merupakan hormon pertumbuhan yang ditemukan secara alami dalam darah manusia.

Hal ini dapat membuat hormon androgen di dalam tubuh menjadi lebih aktif sehingga meningkatkan produksi sebum pada kulit. Sehingga dapat menyebabkan peningkatan kemunculan jerawat. Jika mengalami jerawat yang meradang, bisa mulai dengan mengontrol asupan yang dimakan.

3. Keinginan dan perubahan suasana hati

Jika merasa murung, mudah tersinggung, gelisah, atau stress bisa jadi tanda bahwa kita terlalu banyak mengkonsumsi gula. Saat tubuh menggunakan asupan ini, tingkat energi tubuh akan cepat menurun, hal ini membuat tubuh menjadi lesu dan tanpa disadari membuat diri mudah tersinggung.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore