
Ilustrasi anak-anak mengalami stres. (Sumber: freepik).
JawaPos.com - Di tengah kesibukan sehari-hari, terkadang kita harus menghadapi gangguan kesehatan yang menyebalkan seperti flu dan pilek. Alih-alih mengonsumsi obat-obatan kimia, ada baiknya kita mencoba memanfaatkan herbal tradisional untuk meredakan gejala-gejala tersebut.
Berbagai jenis tanaman herbal telah digunakan sejak zaman dahulu untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk flu dan pilek. Dikutip melalui laman Farmanddairy pada Selasa, (17/9), berikut adalah 9 jenis herbal yang dapat membantu meredakan gejala flu dan pilek.
1. Catnip (Nepeta cataria)
Catnip memiliki kemampuan untuk mempromosikan istirahat, meningkatkan pencernaan, menenangkan dan meredakan gangguan perut, merangsang nafsu makan, serta memiliki sifat antiseptik. Catnip dapat dikonsumsi dalam bentuk teh dengan cara menyeduh 1-2 sendok teh catnip dalam 1 cangkir air panas selama 15-20 menit.
2. Cabai Merah (Capsicum annuum)
Cabai merah dapat meningkatkan sirkulasi, meningkatkan nafsu makan, membantu pencernaan, meningkatkan energi, membersihkan sinus, dan menyebabkan keringat yang menyejukkan kulit pada kondisi panas serta menghangatkan pada kondisi dingin.
Cabai merah juga dapat digunakan secara topikal sebagai counter-irritant untuk meredakan nyeri akibat artritis. Dosis yang disarankan adalah 1/4 hingga 1/2 sendok teh bubuk cabai merah kering per gelas jus tomat.
3. Echinacea (Echinacea purpurea)
Echinacea umum digunakan untuk memerangi infeksi virus dan bakteri, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta dapat diaplikasikan secara topikal untuk mengobati luka yang sulit sembuh. Echinacea dapat dikonsumsi dalam bentuk tinktur dengan cara mencampurkan 3/4 cangkir alkohol (80-100 bukti) dengan 3/4 cangkir air suling, lalu menambahkan 1,5 ons akar echinacea yang telah dicincang.
Campuran ini didiamkan selama 2 minggu, kemudian disaring dan disimpan dalam wadah tertutup rapat. Pada saat pertama kali terkena flu atau pilek, konsumsi 30 tetes tinktur echinacea setiap 3 jam selama 2 hari.
4. Bawang Putih (Allium sativum)
Bawang putih digunakan untuk memerangi bakteri, virus, dan parasit. Selain itu, bawang putih juga memiliki banyak manfaat bagi sistem kardiovaskular, seperti membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Dosis yang disarankan adalah mengonsumsi 2 siung bawang putih per hari untuk mendapatkan manfaat pengobatannya.
5. Jahe (Zingiber officinale)
Jahe terkenal dengan efeknya pada sistem pencernaan, seperti meredakan mual, gangguan pencernaan, dan membantu proses pencernaan. Selain itu, jahe juga dapat digunakan secara topikal sebagai counter-irritant, meningkatkan sirkulasi, serta meredakan gejala flu dan pilek dengan membersihkan sinus dan merangsang keringat untuk menurunkan demam. Jahe dapat ditambahkan ke dalam masakan atau diseduh menjadi teh untuk mendapatkan manfaatnya.
6. Peppermint (Mentha × piperita)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
