Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 September 2024 | 21.26 WIB

Simak dan Kenali! 10 Ciri-ciri Masalah Penyakit Ginjal Kronis, Waspadai Kulit Gatal dan Kering

Ilustasi orang menggaruk kulit yang gatal. (Freepik/gratispik)

JawaPos.com - Kulit kering dan gatal menjadi salah dua tanda penyakit ginjal yang perlu diwaspadai. Umumnya ciri-ciri ini terjadi pada orang dengan penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD). Penyakit ginjal dapat menyebabkan perubahan pada fisik, termasuk perubahan pada kulit.

Dilansir dari freseniuskidneycare.com, ketika mengalami penyakit ginjal kronis, ginjal tidak lagi berfungsi sebagai penyaring darah seperti halnya ginjal yang sehat. Ginjal yang rusak menyebabkan limbah dan racun tubuh menumpuk. Hal ini dapat membuat kulit terasa gatal.

Namun, setiap orang akan berbeda-beda frekuensi gejala ini. Beberapa orang mungkin akan mengalami kulit gatal pada satu tempat saja, namun, ada juga yang merasakan kulit gatal di seluruh tubuh.

Ginjal juga akan mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan mineral tertentu termasuk fosfor. Ketika kadar fosfor terlalu tinggi, hal ini dapat membuat kulit menjadi kering dan teriritasi.

Penyakit ginjal dapat menyebabkan perubahan pada kelenjar keringat yang menyebabkan kulit menjadi kering. Dilansir dari aad.org, setidaknya ada 10 ciri masalah kulit tanpa penyakit ginjal, sebagai berikut.

1. Kulit kering

Penyakit ginjal dapat membuat kulit kering. Beberapa tandanya terlihat dari kulit yang terasa kasar dan bersisik, terasa kencang, dan kulit yang mengembang seperti sisik ikan.

Kulit yang kering ini terjadi pada orang yang memiliki penyakit ginjal stadium akhir. Biasanya pasien ini memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

2. Kulit gatal

Kulit yang terasa gatal menjadi gejala umum penyakit ginjal stadium lanjut. Rasa gatal yang terus menerus akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kulit akan mungkin terasa gatal sepanjang waktu.

Beberapa orang merasakan rasa gatal pada satu area kulit tertentu. Namun, sebagian orang merasakan gatal yang menyebar hampir ke seluruh tubuh.

3. Bekas garukan

Pada penderita penyakit ginjal, setelah menggaruk kulit yang gatal, kulit tubuh akan meninggalkan bekas garukan. Ini dapat menyebabkan kulit menjadi berdarah dan luka, kulit tebal dan kasar, atau benjolan keras disertai rasa gatal.

Jika tidak bisa meredakan gatal, mungkin orang akan pergi ke dokter kulit. Padahal tanda ini biasa diderita penyakit ginjal stadium akhir dengan perawatan yang disebut fototerapi UVB.

4. Perubahan warna pada kulit

Saat fungsi ginjal menurun, racun akan menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan ini dapat menyebabkan perubahan warna pada kulit.

Beberapa warna kulit yang berubah seperti warna pucat yang tidak sehat, warna abu-abu, warna kekuningan, area kulit yang gelap, kulit kekuningan yang tebal dengan benjolan, serta bintik yang terlihat seperti komedo putih.

5. Perubahan pada kuku

Tak hanya pada kulit, penyakit ginjal juga bisa memengaruhi tampilan kuku jari tangan, kaki, atau keduanya. Ini bisa terjadi pada penderita penyakit ginjal stadium lanjut.

Perubahan ini terjadi pada warna putih di bagian atas dan warna normal hingga cokelat merah di bagian bawahnya, kuku pucat, garis putih yang membentang pada satu atau beberapa kuku.

Karena kuku biasa menjadi anggota tubuh yang dapat menunjukkan bagaimana kesehatan pada tubuh, maka perlu mengecek ke dokter jika terjadi perubahan pada kuku tangan atau kaki.

6. Pembengkakan

Ginjal berfungsi mengeluarkan cairan dan garam yang berlebihan dari tubuh. Jika ginjal tidak dapat melakukan tugasnya lagi, maka cairan dan garam tersebut akan menumpuk di dalam tubuh.

Penumpukkan ini menyebabkan tubuh menjadi bengkak. Beberapa anggota tubuh yang bisa terasa bengkak adalah lengan, kaki, tangan, dan muka. Pembengkakan bisa terjadi pada salah satu anggota tubuh atau pada beberapa anggota tubuh lain.

7. Ruam

Bila ginjal tidak dapat membuang limbah dari tubuh, akan muncul ruam pada kulit. Salah satunya muncul ruam pada penderita penyakit ginjal stadium akhir yang dapat terlihat seperti benjolan kecil yang terasa gatal.

Saat benjol hilang, benjol lain akan bermunculan kembali. Terkadang benjolan ini juga disertai dengan bercak kasar yang terlihat menonjol.

8. Melepuh

Beberapa orang yang menderita penyakit ginjal stadium akhir mengalami pelepuhan pada beberapa anggota tubuh seperti tangan dan kaki. Lepuhan akan terbuka, mengering, lalu mengeras. Bekas lepuhan akan meninggalkan bekas luka pada kulit.

9. Benjolan di perut

Benjolan yang muncul di perut dapat menjadi tanda penyakit kanker ginjal. Meskipun pada awalnya kanker ginjal tidak menimbulkan gejala, namun setelah berkembang akan muncul benjolan di perut atau bagian punggung belakang.

Saat merasa ada benjolan di salah satu area tersebut, itu menjadi tanda adanya masalah serius pada tubuh. Untuk itu, segera hubungi dokter jika menemukan bintik atau benjolan.

10. Endapan kalsium di bawah kulit

Ginjal memiliki beberapa tugas, salah satunya adalah menyeimbangkan mineral tertentu dalam darah seperti natrium dan fosfat. Ketika ginjal tidak lagi berfungsi, maka kadar mineral tersebut dapat meningkat.

Beberapa penderita akan mengalami endapan kalsium di kulit. Endapan kalsium dapat terbentuk di sekitar sendi dan tidak menimbulkan rasa sakit. Namun jika endapan berada di ujung jari, akan terasa sakit. Begitu juga saat salah satu endapan mendorong ke atas permukaan kulit, mungkin akan terlihat keluarnya cairan seperti kapur.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore