Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juli 2024 | 22.59 WIB

Ketahui, 3 Kandungan yang Membahayakan dari Seblak dan Dampak Buruknya bagi Kesehatan!

ILUSTRASI Seblak. (Cookpad)

JawaPos.com—Seblak menjadi salah satu jajanan favorit banyak orang. Makanan khas Jawa Barat ini terbuat dari kerupuk yang direbus bersama sayur dan bumbu halus.

Bumbu yang digunakan pada seblak terdiri dari kencur, bawang merah, bawang putih, garam, dan cabai rawit. Salah satu alasan mengapa seblak disukai banyak orang adalah karena citarasanya yang pedas dan gurih sedap.

Pada tahun 2018, sempat ramai menjadi bahan perbincangan bahwa mengonsumsi seblak dapat menyebabkan penyakit usus buntu karena bahan rebusan kerupuknya dianggap tidak bisa dicerna oleh usus.

Informasi tersebut dinyatakan tidak benar oleh seorang ahli gizi. Namun demikian, bukan berarti kita diperbolehkan untuk mengonsumsi seblak setiap hari.

Melansir dari nibble.id, efek buruk seblak bagi kesehatan bukan berasal dari bahan dasar kerupuk yang digunakan dalam pembuatannya. Melainkan dari tambahan bumbu-bumbu yang membuat cita-rasanya pedas dan gurih.

Kandungan dalam Seblak yang Membahayakan Kesehatan 

Terdapat beberapa faktor mengapa mengonsumsi seblak dapat membahayakan kesehatan, yaitu:

  1. Citarasa Pedas yang Identik pada Seblak

Rasa tajam dan pedas memang bisa menimbulkan sensasi yang menggugah. Selain itu, mengonsumsi seblak dengan level pedas yang tinggi juga menantang dan memuaskan bagi beberapa orang.

Namun perlu diingat bahwa mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas memiliki pengaruh yang kurang baik untuk pencernaan. Masih dilansir dari nibble.id, masalah pencernaan bisa ditimbulkan akibat bahan dalam cabai yang disebut capsaicin.

Kandungan capsaicin bisa menyebabkan inflamasi atau peradangan pada lapisan mukosa lambung dan bagian dalam usus serta organ pencernaan. Jika hal tersebut terjadi terus-menerus, akan menimbulkan kerusakan organ pencernaan yang parah.

Kandungan capsaicin tersebut bisa menyebabkan iritasi pada organ usus halus dan besar. Akibatnya, bisa menimbulkan sakit perut dan diare.

Selain itu, beberapa orang juga mengonsumsi seblak saat perut masih kosong. Hal tersebut dapat menimbulkan efek yang lebih buruk lagi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore