JawaPos.com - Mengkonsumsi kopi diketahui baik untuk menjaga konsentrasi, kesadaran, kewaspadaan, dan fokus diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari karena kandungan kafein di dalamnya.
Tidak hanya itu, kebiasaan minum kopi pun telah menjadi trend tersendiri di berbagai kalangan seiring menjamurnya coffee shop dengan berbagai konsep dan menu kopi yang ditawarkan.
Dilansir JawaPos.com dari Very Well Health (6/3), tidak sepanjang waktu kopi baik untuk dikonsumsi, ada waktu tertentu yang sebaiknya kita berhenti mengkonsumsi kafein/ kopi.
Waktu tersebut berbeda pada masing-masing orang tergantung dari tiga hal berikut.
1. Tingkat Adenosin
Adenosin merupakan produk sampingan metabolisme yang menyebabkan kantuk bila terakumulasi dalam tubuh.
Sementara kinerja kafein sendiri memblokir produksi adenosin ini, itulah sebabnya tubuh tetap terjaga dan terhindar dari rasa kantuk.
Namun, sebaliknya, bila tingkat adenosin dalam tubuh seseorang rendah, konsumsi kafein dalam kadar sedikit pun dapat menyebabkan dirinya sulit tidur.
2. Kemampuan Tubuh Membersihkan Kafein
Pada umumnya, tubuh memerlukan waktu selama empat hingga enam jam untuk memetabolisme setengah dari konsumsi kafein.
Oleh karenanya berhenti minum kopi pada 4-6 jam sebelum waktu Anda tidur adalah waktu yang tepat.
Namun, bila dalam waktu tersebut Anda masih tetap terjaga, ini berarti tubuh Anda memerlukan waktu lebih lama untuk metabolisme kafein, jadi berhentilah minum kopi lebih awal lagi.
3. Ada/ Tidaknya Kecenderungan Insomnia
Apabila Anda memiliki kecenderungan insomnia/ sulit tidur, konsumsi kafein dalam kadar rendah sudah membuat Anda sulit tidur.
Jadi, alangkah baiknya berhenti konsumsi kafein lebih awal dibandingkan mereka yang tidak memiliki kecenderungan insomnia, misalnya saja berhenti minum kopi setelah makan siang.
Demikian tiga faktor yang memengaruhi waktu bagi seseorang berhenti konsumsi kafein/ kopi. Pada umumnya waktu yang tepat untuk berhenti minum kopi adalah 4 - 6 jam sebelum waktu tidur.
Namun, bila itu tidak berhasil, silakan lakukan percobaan dengan memerhatikan waktu berhenti minum kopi dengan waktu Anda tidur.
Misalnya Anda telah berhenti minum kopi pukul 16.00 WIB, namun masih merasa gelisah dan tidak dapat tidur di malam hari, maka berhentilah minum kopi lebih awal lagi, yakni pada jam makan siang.
Perlu diketahui, sumber kafein tidak hanya di kopi saja, namun terdapat juga dalam minuman bersoda, teh, minuman berenergi, coklat, bahkan di obat maupun suplemen yang dijual bebas. Jadi, cermatilah pada label kandungan bahan suatu produk sebelum kita konsumsi.
***