
Dampak melakukan intermittent fasting bagi perempuan (freepik)
JawaPos.com – Intermitten fasting (IF) atau puasa berselang adalah pola makan yang melibatkan periode berpuasa dan periode makan.
Metode ini semakin populer karena dianggap efektif dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Namun, dampaknya bisa berbeda pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki, karena faktor hormonal dan kebutuhan nutrisi yang berbeda.
Artikel ini akan mengulas dampak intermittent fasting bagi perempuan, baik yang positif maupun yang perlu diwaspadai.
Dampak positif intermittent fasting bagi perempuan salah satunya yaitu dapat membantu penurunan berat badan, intermittent fasting membantu mengurangi asupan kalori harian dengan membatasi waktu makan.
Hal ini bisa menyebabkan defisit kalori yang diperlukan untuk menurunkan berat badan. Intermittent fasting juga meningkatkan pembakaran lemak dengan memperpanjang periode ketika tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi setelah cadangan glukosa habis.
Puasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu mengatur kadar gula darah. Hal tersebut penting bagi perempuan yang berisiko atau memiliki diabetes tipe 2.
IF juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.
Selain itu, IF dapat meningkatkan produksi faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF) yang mendukung kesehatan neuron dan fungsi otak.
IF dapat menurunkan peradangan dalam tubuh yang bisa membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.
Dengan stabilnya kadar gula darah saat menjalani IF, banyak perempuan merasa energi mereka lebih stabil sepanjang hari, mengurangi rasa lelah dan kelesuan.
Adapun dampak dan risiko intermittent fasting bagi perempuan, diantaranya yaitu gangguan hormonal, risiko kekurangan nutrisi, penurunan energi dan kinerja fisik, serta masalah pencernaan.
IF dapat mempengaruhi hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron. Ini bisa menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur atau amenore (tidak menstruasi).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
