Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Juni 2024 | 16.49 WIB

Jangan Sampai Khilaf di Hari Raya Idul Adha, Simak 6 Bahaya Kelebihan Mengonsumsi Daging Kambing

Photo




JawaPos.Com - Perayaan Hari Raya Idul Adha sering kali membuat beberapa orang khilaf, dalam mengonsumsi daging kambing.

Mengingat daging kambing melimpah di Hari Raya Idul Adha, beberapa orang agaknya tak mau berhenti untuk mencicipi olahan daging yang beragam.

Apalagi, daging kambing sering kali menjadi hidangan favorit, terutama di hari-hari besar seperti Idul Adha.

Meski daging kambing memiliki banyak manfaat gizi, penting untuk diingat bahwa konsumsi berlebihan dapat membawa berbagai risiko kesehatan.

Berikut adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspadai saat mengonsumsi daging kambing secara berlebihan.

Baca Juga: Ahli Bantah Makan Daging Kambing Tingkatkan Risiko Hipertensi

1. Peningkatan Risiko Penyakit Jantung

Daging kambing mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, seperti dikutip dari Mayo Clinic.

Selain itu, daging kambing mengandung lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam darah.

Kolesterol tinggi adalah faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.

2. Kenaikan Tekanan Darah

Sementara dilansir dari American Heart Association, daging kambing juga mengandung sodium yang cukup tinggi, terutama jika dimasak dengan bumbu yang asin atau menggunakan saus yang banyak mengandung garam.

Konsumsi sodium yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah, yang berisiko pada kesehatan kardiovaskular.
 
Baca Juga: Simak Tips Menghilangkan Aroma Menyengat pada Daging Kambing

3. Gangguan Pencernaan

Dirangkum dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, konsumsi daging kambing yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit dan perut kembung.

Selain itu, daging merah, termasuk daging kambing, cenderung sulit dicerna, terutama jika dimasak dengan cara yang kurang tepat atau dalam porsi yang besar.

4. Risiko Gout (Asam Urat)

Menurut Arthritis Foundation, daging kambing mengandung purin, yang dalam jumlah besar dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah.

Peningkatan kadar asam urat dapat menyebabkan gout, yang ditandai dengan nyeri sendi yang parah.
 
Baca Juga: Tips Hilangkan Bau Menyengat pada Daging Kambing ala Chef Devina, Mudah Diterapkan!

5. Obesitas

Daging kambing adalah sumber protein hewani yang tinggi kalori.

Konsumsi kalori yang berlebihan tanpa disertai dengan aktivitas fisik yang cukup dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.

Obesitas adalah faktor risiko utama untuk berbagai penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan hipertensi, dikutip dari WHO.

6. Kesehatan Ginjal

Menurut National Kidney Foundation, konsumsi daging merah yang tinggi, termasuk daging kambing, dapat memengaruhi fungsi ginjal.

Ginjal bekerja untuk menyaring produk limbah dari protein yang kita makan, dan konsumsi protein yang berlebihan dapat membebani ginjal, terutama bagi mereka yang memiliki masalah ginjal.

***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore