JawaPos.com – Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di negara-negara asia, salah satunya Indonesia.
Dinamakan kumis kucing karena bentuknya tanaman itu yang mirip dengan helai kumis kucing.
Selain sebagai tanaman hias yang memperindah lingkungan, tanaman kumis kucing juga dikenal sebagai tanaman obat atau herbal.
Hal itu karena berkat kandungan di dalamnya yang dipercaya oleh sebagian masyarakat dapat menyembuhkan beberapa penyakit.
Dengan demikian, melansir laman Health Benefits Times, Kamis (13/6), berikut adalah 11 manfaat kumis kucing untuk kesehatan.
1. Bertindak sebagai detoksifikasi
Kumis kucing memiliki khasiat untuk membersihkan. Ia bertindak sebagai pembersih alami untuk membersihkan tubuh kita dari racun dan benda asing yang tidak diinginkan.
2. Mengatur gula darah
Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kumis kucing secara efektif mengatur kadar glukosa dalam gula, sehingga membantu mengendalikan diabetes secara efisien.
Namun, perlu dicatat bahwa harus berkonsultasi dengan dokter sebelum beralih sepenuhnya ke konsumsi herbal ini.
3. Tekanan darah tinggi
Zat kimia yang ada dalam kumis kucing membantu mengurangi tingkat tekanan darah. Beberapa orang percaya bahwa sifat antioksidan dan antiinflamasi dari kumis kucing adalah alasan dari manfaat ini.
Bahan kimia metilripariokhromen yang ada dalam tanaman tersebut dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada tikus.
4. Membantu masalah pernapasan
Kumis kucing sangat menjanjikan dalam mengobati masalah pernafasan, seperti asma dan batuk. Agar efektif dalam mengatasi masalah pernapasan, tanaman obat ini sering dicampur dengan tanaman herbal lain yang ampuh mengatasi masalah pernapasan.
5. Anti jamur dan bakteri
Kumis kucing mengandung senyawa yang membantu mencegah tumbuhnya parasit dan inang asing yang hidup pada suatu tubuh.
Mereka melakukannya dengan memutus rantai pasokan nutrisi jamur. Oleh karena itu, kumis kucing bisa dioleskan pada area yang telah terinfeksi jamur.
Selain itu, daun kumis kucing mengandung beberapa senyawa, seperti fenol dan asam caffeic yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan membunuh bakteri lainnya.
Oleh karena itu, dapat dengan mudah diaplikasikan pada kulit untuk menyembuhkan luka dan memar serta berbagai jenis infeksi lainnya
6. Tindakan diuretik
Istilah diuretik mengacu pada zat yang membantu meningkatkan aliran urin. Sinensetin dan tetrametoksi-flavon yang terkandung dalam tanaman ini dapat membantu meningkatkan aliran urin dengan mengendurkan otot-otot dinding pembuluh darah internal.
Tindakan diuretik tanaman ini juga dapat dikaitkan dengan metilripariokhromen-A.
Dalam penelitian yang dilakukan pada tikus hiperurisemia, penggunaan kumis kucing dikaitkan dengan penurunan kadar urat serum. Hasilnya menunjukkan efek diuretik dan hipourisemik tanaman ini pada tikus.
7. Menyembuhkan infeksi pada kandung kemih
Karena sifat kumis kucing yang dapat membersihkan saluran dan memudahkan kerja sistem, kumis kucing terbukti sangat efektif dalam pengobatan terhadap infeksi pada kandung kemih dan juga mencegah terjadinya masalah kandung kemih di kemudian hari.
8. Mengatasi gangguan pada ginjal
Di Pulau Jawa, tisane yang dibuat dari daun kumis kucing dipercaya ampuh menghilangkan batu ginjal (berukuran hingga 5 cm). Manfaat ini juga telah diverifikasi dalam beberapa
penelitian klinis.
Tanaman ini digunakan untuk mengobati infeksi ginjal akut dan kronis, infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, sering buang air kecil, dan batu kandung kemih.
9. Mengobati asam urat
Kumis kucing mengandung enzim yang mengatasi asam urat. Ia memiliki enzim seperti flavonoid dan asam alami yang mengurangi rasa sakit dan menenangkan dari segala jenis rasa sakit. Hal ini juga menunjukkan kemajuan dalam pengobatan artritis.
10. Menurunkan berat badan
Kumis kucing telah ditemukan untuk membantu menurunkan berat badan. Karena nilai pasarnya sebagai ramuan obat yang juga memiliki manfaat tambahan dalam menurunkan berat badan, kumis kucing dijual di pasaran dalam berbagai bentuk seperti pil, kantong teh, ekstrak, dan sebagainya.
11. Mengobati gangguan kulit
Kumis kucing bila diolah menghasilkan minyak. Minyak ini cukup efektif dalam mengobati berbagai macam infeksi kulit. Dapat dengan mudah mengobati kulit kasar, kering, dan berbagai jenis infeksi kulit.
***