
Ilustrasi pemeriksaan mata pada anak-anak. (ANTARA/Eric Ireng)
JawaPos.com - Sebuah studi menyatakan anak-anak yang memiliki kondisi mata malas (Amblyopia) dapat berisiko lebih tinggi mengalami penyakit seperti hipertensi, serangan jantung, sindorm metabolik hingga obesitas di masa dewasanya, dikutip dari ANTARA.
Dilansir dari Medical Daily, Rabu (13/3), dijelaskan bahwa mata malas merupakan suatu kondisi gangguan perkembangan syaraf yang menyebabkan berkurangnya kualitas penglihatan pada salah satu bola mata.
Penyakit tersebut dapat berkembang ketika koordinasi otak dan mata terganggu, sehingga otak akan bergantung lebih banyak pada mata yang memiliki penglihatan lebih kuat.
Faktor risiko untuk kondisi ini misalnya, penyakit lain, etnis, dan kelas sosial juga diperhitungkan.
Para peneliti mengamati peningkatan risiko masalah kesehatan tidak hanya pada individu yang terus mengalami masalah penglihatan tetapi juga pada peserta yang menderita ambliopia selama masa kanak-kanak dan mempertahankan penglihatan normal di masa dewasa, meskipun hubungannya tidak kuat.
“Penglihatan dan mata adalah penjaga kesehatan secara keseluruhan, baik penyakit jantung atau disfungsi metabolik, keduanya terkait erat dengan sistem organ lain. Inilah salah satu alasan mengapa kami menyaring penglihatan yang baik pada kedua mata," ujar penulis Dr. Siegfried Wagner.
"Kami menekankan bahwa penelitian kami tidak menunjukkan hubungan sebab akibat antara ambliopia dan kesehatan yang buruk di masa dewasa,” tambah Dr. Siegfried Wagner.
Baca Juga: Arjuna, Anak Wakil Wali Kota Surabaya, Baru Terjun ke Politik Capai Suara Tertinggi di Pileg 2024
Wagner melanjutkan penelitian juga menunjukkan rata-rata orang dewasa yang menderita ambliopia saat masih anak-anak lebih mungkin mengalami kelainan ini dibandingkan rata-rata orang dewasa yang tidak menderita ambliopia.
“Temuan ini tidak berarti bahwa setiap anak dengan ambliopia pasti akan mengalami penyakit kardiometabolik. gangguan dalam kehidupan dewasa," ucapnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
