Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Maret 2024 | 19.35 WIB

Awas! Anak dengan Mata Malas Berisiko Alami Hipertensi, Serangan Jantung hingga Obesitas

Ilustrasi pemeriksaan mata pada anak-anak. (ANTARA/Eric Ireng) - Image

Ilustrasi pemeriksaan mata pada anak-anak. (ANTARA/Eric Ireng)

JawaPos.com - Sebuah studi menyatakan anak-anak yang memiliki kondisi mata malas (Amblyopia) dapat berisiko lebih tinggi mengalami penyakit seperti hipertensi, serangan jantung, sindorm metabolik hingga obesitas di masa dewasanya, dikutip dari ANTARA.

Dilansir dari Medical Daily, Rabu (13/3), dijelaskan bahwa mata malas merupakan suatu kondisi gangguan perkembangan syaraf yang menyebabkan berkurangnya kualitas penglihatan pada salah satu bola mata.

Penyakit tersebut dapat berkembang ketika koordinasi otak dan mata terganggu, sehingga otak akan bergantung lebih banyak pada mata yang memiliki penglihatan lebih kuat.


Faktor risiko untuk kondisi ini misalnya, penyakit lain, etnis, dan kelas sosial juga diperhitungkan.

Para peneliti mengamati peningkatan risiko masalah kesehatan tidak hanya pada individu yang terus mengalami masalah penglihatan tetapi juga pada peserta yang menderita ambliopia selama masa kanak-kanak dan mempertahankan penglihatan normal di masa dewasa, meskipun hubungannya tidak kuat.

“Penglihatan dan mata adalah penjaga kesehatan secara keseluruhan, baik penyakit jantung atau disfungsi metabolik, keduanya terkait erat dengan sistem organ lain. Inilah salah satu alasan mengapa kami menyaring penglihatan yang baik pada kedua mata," ujar penulis Dr. Siegfried Wagner.

"Kami menekankan bahwa penelitian kami tidak menunjukkan hubungan sebab akibat antara ambliopia dan kesehatan yang buruk di masa dewasa,” tambah Dr. Siegfried Wagner.

Baca Juga: Arjuna, Anak Wakil Wali Kota Surabaya, Baru Terjun ke Politik Capai Suara Tertinggi di Pileg 2024

Wagner melanjutkan penelitian juga menunjukkan rata-rata orang dewasa yang menderita ambliopia saat masih anak-anak lebih mungkin mengalami kelainan ini dibandingkan rata-rata orang dewasa yang tidak menderita ambliopia.

“Temuan ini tidak berarti bahwa setiap anak dengan ambliopia pasti akan mengalami penyakit kardiometabolik. gangguan dalam kehidupan dewasa," ucapnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore