Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Maret 2024 | 19.39 WIB

Siapa Saja yang Tidak Diperbolehkan untuk Mengonsumsi Vitamin D3? Simak dalam Daftar Berikut agar Tak Sebabkan Efek Samping

Ilustrasi mengonsumsi vitamin D3. (Freepik) - Image

Ilustrasi mengonsumsi vitamin D3. (Freepik)

JawaPos.com - Vitamin D3, yang juga dikenal sebagai cholecalciferol, adalah jenis vitamin yang penting bagi kesehatan tubuh kita.

Vitamin D3 berfungsi untuk membantu tubuh menyerap kalsium, yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan menjaga kekuatan tulang.

Vitamin D3 biasanya digunakan untuk mengobati individu yang mengalami kekurangan vitamin D atau gangguan terkait, seperti rakhitis atau osteomalasia.

Namun, beberapa orang mungkin memerlukan suplemen vitamin D3 tambahan karena kurangnya penyerapan vitamin D pada tubuh mereka.

Individu yang rentan terhadap kekurangan vitamin D meliputi orang dewasa yang lebih tua, bayi yang disusui, individu dengan warna kulit yang lebih gelap, serta individu yang mengalami obesitas atau memiliki penyakit tertentu seperti fibrosis kistik, penyakit Crohn, atau penyakit hati.

Vitamin D3 bisa didapatkan dari suplemen atau sumber lainnya yang bisa mengobati atau mencegah kondisi terkait kekurangan vitamin D.

Vitamin D digunakan sebagai terapi untuk membantu mencegah atau mengobati berbagai kondisi medis lainnya, seperti osteoporosis, gangguan afektif musiman (SAD), psoriasis, demensia atau gangguan kognitif lainnya.

Berapa dosis yang tepat untuk mengonsumsi vitamin D3?

Dilansir dari Everyday Health pada Senin (11/3), dosis vitamin D3 yang Anda butuhkan akan tergantung pada kondisi kesehatan Anda, usia, dan hal lainnya. Umumnya, disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 4.000 IU vitamin D3 per hari.

Namun, jika kadar vitamin D3 dalam darah Anda sangat rendah (kurang dari 12 nanogram per mililiter), beberapa ahli menyarankan untuk mengonsumsi vitamin D2 atau D3 dengan dosis sekitar 50.000 IU sekali seminggu. Kemudian kembali ke dosis biasa harian sekitar 600 - 800 IU.

Siapa saja yang tidak diperbolehkan untuk mengomsumsi vitamin D3?

Anda sebaiknya tidak menggunakan vitamin D3 (cholecalciferol) jika Anda pernah alergi terhadap vitamin D, atau jika:

• Tubuh Anda memiliki terlalu banyak vitamin D (yang bisa merugikan)
• Kalsium dalam darah Anda terlalu tinggi
• Anda memiliki masalah dalam menyerap nutrisi dari makanan.

Saat berkonsultasi pada dokter mengenai konsumsi vitamin D3, katakan kepada dokter jika Anda pernah memiliki riwayat berikut:

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore