
Ilustrasi mengonsumsi vitamin D3. (Freepik)
JawaPos.com - Vitamin D3, yang juga dikenal sebagai cholecalciferol, adalah jenis vitamin yang penting bagi kesehatan tubuh kita.
Vitamin D3 berfungsi untuk membantu tubuh menyerap kalsium, yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan menjaga kekuatan tulang.
Vitamin D3 biasanya digunakan untuk mengobati individu yang mengalami kekurangan vitamin D atau gangguan terkait, seperti rakhitis atau osteomalasia.
Namun, beberapa orang mungkin memerlukan suplemen vitamin D3 tambahan karena kurangnya penyerapan vitamin D pada tubuh mereka.
Individu yang rentan terhadap kekurangan vitamin D meliputi orang dewasa yang lebih tua, bayi yang disusui, individu dengan warna kulit yang lebih gelap, serta individu yang mengalami obesitas atau memiliki penyakit tertentu seperti fibrosis kistik, penyakit Crohn, atau penyakit hati.
Vitamin D3 bisa didapatkan dari suplemen atau sumber lainnya yang bisa mengobati atau mencegah kondisi terkait kekurangan vitamin D.
Vitamin D digunakan sebagai terapi untuk membantu mencegah atau mengobati berbagai kondisi medis lainnya, seperti osteoporosis, gangguan afektif musiman (SAD), psoriasis, demensia atau gangguan kognitif lainnya.
Berapa dosis yang tepat untuk mengonsumsi vitamin D3?
Dilansir dari Everyday Health pada Senin (11/3), dosis vitamin D3 yang Anda butuhkan akan tergantung pada kondisi kesehatan Anda, usia, dan hal lainnya. Umumnya, disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 4.000 IU vitamin D3 per hari.
Namun, jika kadar vitamin D3 dalam darah Anda sangat rendah (kurang dari 12 nanogram per mililiter), beberapa ahli menyarankan untuk mengonsumsi vitamin D2 atau D3 dengan dosis sekitar 50.000 IU sekali seminggu. Kemudian kembali ke dosis biasa harian sekitar 600 - 800 IU.
Siapa saja yang tidak diperbolehkan untuk mengomsumsi vitamin D3?
Anda sebaiknya tidak menggunakan vitamin D3 (cholecalciferol) jika Anda pernah alergi terhadap vitamin D, atau jika:
• Tubuh Anda memiliki terlalu banyak vitamin D (yang bisa merugikan)
• Kalsium dalam darah Anda terlalu tinggi
• Anda memiliki masalah dalam menyerap nutrisi dari makanan.
Saat berkonsultasi pada dokter mengenai konsumsi vitamin D3, katakan kepada dokter jika Anda pernah memiliki riwayat berikut:

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
