Ilustrasi Teh Hijau./Sumber foto: freepik
JawaPos.com - Teh hijau merupakan minuman yang berasal dari daun teh yang belum mengalami proses fermentasi.
Proses ini mempertahankan kandungan nutrisi alami dalam daun teh, seperti polifenol, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Salah satu aspek penting dari teh hijau adalah kemampuannya untuk memberikan kafein, meskipun memiliki jumlah yang bervariasi tergantung pada faktor-faktor tertentu, seperti jenis daun teh dan metode untuk memproduksinya
Teh hijau yang mengandung kafein adalah jenis teh hijau yang secara khusus dijaga kafein alaminya dari daun teh.
Kafein adalah senyawa alami yang dapat ditemukan dalam berbagai tanaman, termasuk tanaman teh hijau.
Kafein memiliki peran penting sebagai stimulan untuk mengurangi kelelahan dan memberikan dorongan energibagi setiap individu yang mengonsumsinya.
Mekanisme kerja kafein melibatkan penghambatan aktivitas neurotransmitter adenosin, dimana aktivitas tersebut cenderung meningkat sepanjang hari dan menyebabkan rasa kantuk.
Baca Juga: 7 Manfaat Teh Hijau Jika Dikonsumsi Setiap Hari, Salah Satunya untuk Tingkatkan Metabolisme dan Turunkan Berat Badan
Selain itu, konsumsi kafein telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti peningkatan suasana hati, fungsi kognitif yang lebih baik, peningkatan laju metabolisme, dan peningkatan performa olahraga.
Meskipun demikian, sebagian individu mungkin memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap efek kafein, dan konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti gelisah, insomnia, atau detak jantung yang tidak teratur.
Dengan begitu, penting untuk memahami seberapa banyak kandungan kafein dalam teh hijau, sehingga dapat membantu Anda mendapatkan manfaat kesehatan teh hijau sambil memperhitungkan aspek stimulan dari kafein.
Dilansir dari Healthline pada Kamis (7/3), rata-rata, dalam satu sajian teh hijau berukuran 8 ons (230 ml) mengandung sekitar 35 mg kafein.
Namun demikian, angka ini dapat bervariasi. Jumlah kafein yang terkandung di dalamnya bisa berada di kisaran antara 30 - 50 mg per sajian 8 ons (230 ml).
Jumlah maksimum konsumsi kafein yang direkomendasikan adalah 400 mg per harinya, yang setara dengan sekitar 8 kali sajian teh hijau.
Namun, lebih baik jika Anda tidak mengonsumsi 8 cangkir sekaligus, terutama jika Anda sensitif terhadap kafein.
Baca Juga: Sering Dikira Sama Padahal Berbeda, Simak 5 Perbedaan Matcha dan Teh Hijau
Kafein dalam teh hijau berasal dari sumber alami, sehingga jumlah kafeinnya bervariasi dan dipengaruhi oleh beberpaa faktor seperti jenis tanaman teh, kondisi tempat ia tumbuh, serta metode pengolahan dan penyeduhan.
Teh hijau yang diseduh dari daun teh yang lebih tua umumnya memiliki kandungan kafein yang lebih rendah daripada daun teh hijau yang diseduh dari daun muda.
Selain itu, jumlah kafein dalam minuman Anda juga dapat dipengaruhi oleh jenis teh hijau yang Anda pilih dan cara penyeduhan yang Anda terapkan.
Teh dalam kantong sering kali memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi daripada teh daun hijau biasa. Hal ini bisa disebabkan oleh proses produksi di mana daun teh yang dihancurkan dalam kantong memungkinkan ekstraksi lebih banyak kafein ke dalam minuman.
Selain itu, semakin lama waktu penyeduhan dan semakin tinggi suhu air yang digunakan, semakin banyak pula kafein yang akan terlarut ke dalam minuman teh.
Namun, karena ukuran sajiannya kecil, hanya sekitar 1 gram atau setengah sendok teh per sajian, bisa juga menyebabkan kandungan kafein dalam teh hijau biasa dan teh hijau dalam kantong dapat serupa.
Meski begitu, untuk mencegah dampak negatif dari kafein, disarankan untuk mengatur konsumsinya dengan membatasi jumlah konsumsi kafein sekitar 200 mg.
Baca Juga: Baik Buruk Teh Hijau bagi Kesehatan, Ini Dampaknya Jika Dikonsumsi Setiap Hari
Sebanyak 200 mg kafein sebanding dengan 4 cangkir teh hijau berukuran 8 ons (230 ml). Dengan demikian, satu sajian teh hijau berukuran 8 ons (230 ml) akan memastikan Anda tetap berada dalam batas aman tersebut.
Secara keseluruhan, teh hijau memiliki kandungan kafein yang relatif rendah jika dibandingkan dengan minuman berkafein lainnya. Selama konsumsi kafein berada dalam batas yang direkomendasikan, kandungan kafein dalam teh hijau tidak perlu dikhawatirkan.
***

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
